EXIT MEETING LPM IAIN SORONG UNGKAP HASIL VERIFIKASI BKD, TEKANKAN PROFESIONALISME DAN KETERTIBAN ADMINISTRASI DOSEN

Humas IAIN Sorong — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sorong menggelar kegiatan Exit Meeting berupa ekspose hasil verifikasi Laporan Beban Kerja Dosen (LBKD) semester ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung di lantai dua gedung perpustakaan kampus pada Rabu, 22 April 2026. Agenda tersebut menjadi bagian akhir dari rangkaian penilaian Beban Kerja Dosen (BKD) yang telah dilaksanakan sebelumnya, sekaligus sebagai forum penyampaian hasil pemeriksaan secara resmi kepada para dosen.

Kepala Unit LPM, Agaus Yudiawan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keseriusan dosen dalam mengelola BKD. Ia mengingatkan bahwa regulasi terkait BKD terus mengalami pembaruan setiap tahun, sehingga proses verifikasi akan semakin ketat. Menurutnya, BKD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk tanggung jawab dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia juga menekankan bahwa sistem penilaian kini telah terintegrasi secara digital, sehingga tidak ada ruang untuk mengabaikan ketentuan yang berlaku. Ke depan, ia berharap seluruh dosen dapat meningkatkan kualitas pemenuhan BKD secara lebih optimal.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para asesor internal, yakni Indria Nur, Surahman Amin, Bambang Sunatar, dan Sudirman, yang berperan dalam proses pemeriksaan BKD. Dalam penyampaiannya, Indria Nur mewakili tim asesor mengenang kondisi tahun sebelumnya saat ia menjadi satu-satunya asesor. Kini, dengan tambahan anggota tim, proses penilaian dinilai lebih ringan dan efektif. Ia juga memaparkan mekanisme penilaian BKD serta menekankan pentingnya kelengkapan administrasi dan dokumentasi sebagai syarat utama agar laporan dinyatakan memenuhi standar.

Arahan strategis juga disampaikan oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram. Ia menegaskan bahwa profesionalisme merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai dosen. Di tengah beragam tanggung jawab yang diemban, dosen diingatkan untuk tidak melupakan tugas pokoknya dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Rektor juga memberikan apresiasi kepada tim asesor atas dedikasi mereka dalam melaksanakan penilaian BKD secara teliti dan objektif. Selain itu, ia menekankan bahwa pemenuhan BKD harus selaras dengan bidang keilmuan masing-masing dosen, khususnya dalam kegiatan penelitian.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan hasil pemeriksaan BKD dari tim asesor kepada kepada LPM, yang kemudian diteruskan kepada Rektor sebagai bentuk pertanggungjawaban dan tindak lanjut institusional. Dari hasil yang diserahkan terdapat 76 Dosen yang mengikuti BKD di antaranya 40 dosen dari Fakultas Tarbiyah dan Pascasarjana 35 dosen dianggap memenuhi BKD dan 5 Orang dianggap tidak memenuhi, sedangkan dari Fakultas Syariah dan Dakwah dari 36 dosen, 29 dosen dianggap memenuhi dan 7 dosen dianggap tidak memenuhi, hasil ini masih akan terus di pantau oleh Unit LPM dan Rektor IAIN Sorong.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta peningkatan kualitas kinerja dosen serta tata kelola akademik yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel di lingkungan IAIN Sorong. Komitmen bersama antara dosen, asesor, dan pimpinan institusi menjadi landasan penting dalam mendorong mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan.

 

Penulis : zul/Humas

Editor  : wi/Humas

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *