
Humas IAIN Sorong – IAIN Sorong kembali dipercaya sebagai lokasi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Terpadu (SPT) Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi tahun ketiga pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar di kampus tersebut, tepatnya di Laboratorium Terpadu IAIN Sorong dengan menggunakan dua laboratorium komputer yang didukung 56 unit PC.
Kepala UPT TIPD IAIN Sorong, Erwinestri Hanidar Nur Afifi, menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh pihak Polri menjadi bukti nyata kualitas layanan serta kelayakan sarana dan prasarana yang dimiliki kampus.
“Alhamdulillah IAIN Sorong selalu dipercaya untuk mengawal ujian ini. Ini membuktikan bahwa pelayanan dan kualitas sarana prasarana IAIN Sorong sangat layak untuk mendukung kegiatan skala nasional,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan teknis, Unit TIPD memegang peran sentral dalam memastikan seluruh sistem berjalan optimal. Mulai dari kestabilan jaringan, performa perangkat komputer, hingga kenyamanan ruang ujian menjadi fokus utama pengelolaan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, TIPD mengerahkan sembilan tenaga IT helpdesk serta menjalin kerja sama dengan PT Telkom Indonesia Tbk. Infrastruktur jaringan yang digunakan terdiri dari tiga lapisan koneksi, yakni Astinet 40 Mbps sebagai koneksi utama, Indibiz 100 Mbps sebagai koneksi cadangan, serta Tsel Orbit sebagai backup koneksi.
Selain itu, perangkat komputer yang digunakan telah memenuhi standar minimal spesifikasi ujian nasional, yaitu Intel Core i5 dengan RAM 8 GB dan penyimpanan HDD 1 TB. Fasilitas pendukung lainnya juga disiapkan secara maksimal, seperti sistem CCTV aktif dua arah yang siaga 24 jam, ruang ber-AC penuh, kamar mandi bersih, serta ruang transit bagi pengawas.
Selama pelaksanaan ujian berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Jika terjadi gangguan kecil pada jaringan, tim teknis segera melakukan pengalihan ke jaringan cadangan sehingga tidak mengganggu jalannya ujian. TIPD juga menempatkan empat IT helpdesk yang siaga langsung di ruang ujian.


Dari sisi manfaat, pelaksanaan CAT Polri di IAIN Sorong dinilai memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya dalam aspek teknis, tetapi juga penguatan branding institusi di tingkat nasional.
“Selain meningkatkan reputasi kampus, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi penerimaan mahasiswa baru IAIN Sorong. Bahkan, dari tahun ke tahun tidak hanya lulusan SMA, tetapi juga personel POLDA bergabung sebagai mahasiswa kelas non reguler. Ini langkah kecil yang membawa perubahan besar bagi IAIN Sorong,” tambahnya.
Ke depan, TIPD IAIN Sorong berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan teknologi, termasuk rencana peningkatan bandwidth serta pembaruan spesifikasi perangkat komputer. Kerja sama yang telah terjalin dengan Polri juga diharapkan dapat terus berkembang ke berbagai sektor lainnya.
“Semoga kerja sama ini dapat berlanjut dan meluas, tidak hanya pada pelaksanaan seleksi, tetapi juga pada bidang keamanan siber, pendidikan lanjutan ASN Polri, serta berbagai bentuk kolaborasi lainnya,” tutupnya.
Sementara itu, dari pihak kepolisian, IPTU Taufik Aji Prayogo, SH selaku P.S. Paursubbag Selek Bagdalpers Biro SDM Polda Papua Barat Daya menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi CAT Polri mencakup beberapa tahapan, yakni CAT Psikologi tahap I serta CAT Akademik dan Komputer untuk Akpol, Bintara, dan Tamtama.
Ia juga menegaskan bahwa sistem pengawasan dilakukan secara ketat dan berlapis. Setiap laboratorium memiliki koordinator berpangkat Perwira Pertama, pengawas, helpdesk, serta liaison officer (LO) yang menghubungkan teknis lapangan dengan operator pusat. Selain itu, pengawasan internal juga melibatkan Bidang Propam dan Itwasda Polda Papua Barat Daya untuk memastikan proses berjalan transparan dan akuntabel.
Pemilihan IAIN Sorong sebagai lokasi seleksi juga didasarkan pada kelayakan fasilitas yang dinilai telah memenuhi standar teknis CAT Polri.
“Fasilitas utama maupun pendukung di Laboratorium Komputer IAIN Sorong sudah cukup memadai dan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” jelasnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para peserta seleksi agar mempersiapkan diri secara maksimal, terutama dalam menghadapi tes psikologi dan akademik. Hasil seleksi akan menjadi dasar penentuan kelulusan hingga tahap pemeriksaan kesehatan lanjutan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, IAIN Sorong kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berperan dalam dunia akademik, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung agenda nasional, khususnya dalam proses rekrutmen Polri yang transparan, profesional, dan berintegritas.
Penulis : zul/Humas
Editor : wi/Humas