
Humas IAIN Sorong – Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda Papua melalui kegiatan Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun 2026 di Distrik Misool, Kabupaten Raja Ampat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan IAIN Sorong kepada masyarakat, khususnya para pelajar di wilayah kepulauan yang masih memiliki keterbatasan akses informasi mengenai pendidikan tinggi.

Tim sosialisasi Fakultas Tarbiyah berangkat dari Kota Sorong menuju Misool menggunakan kapal penumpang dengan waktu tempuh sekitar delapan jam perjalanan laut. Meski harus menempuh perjalanan yang cukup panjang, semangat tim untuk membawa misi pendidikan kepada generasi muda Raja Ampat tidak surut. Setibanya di Pelabuhan Misool pada pagi hari, tim langsung menuju lokasi kegiatan guna memaksimalkan waktu sosialisasi.
Kegiatan pertama dilaksanakan di SMA Negeri 4 Raja Ampat yang berlokasi di Kampung Lilinta. Selain menyasar siswa sekolah, tim juga melakukan pendekatan kepada pemuda dan tokoh masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, berbagai media promosi digunakan untuk memperkenalkan profil kampus, program studi, fasilitas, serta layanan akademik yang dimiliki IAIN Sorong.

Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong, Dr. Indria Nur, M.Pd.I., hadir secara langsung dan memberikan motivasi kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sebagai langkah strategis dalam membangun masa depan yang lebih baik.
“Setiap anak memiliki mimpi dan cita-cita yang berbeda. Karena itu, pilihlah program studi sesuai dengan minat, bakat, dan cita-cita yang ingin dicapai. Perguruan tinggi hadir untuk membantu mewujudkan impian tersebut,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Dekan juga memperkenalkan berbagai program studi yang tersedia di IAIN Sorong serta peluang pengembangan diri yang dapat diperoleh mahasiswa selama menjalani pendidikan. Para peserta tampak antusias mengikuti pemaparan dan menunjukkan ketertarikan terhadap pilihan program studi yang ditawarkan.
Materi sosialisasi kemudian dilanjutkan oleh Koordinator Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Hartinah, S.Sos.I., S.Pd.I., M.A., yang juga bertindak sebagai Ketua Tim Sosialisasi Fakultas Tarbiyah Tahun 2026. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa IAIN Sorong saat ini memiliki dua fakultas dengan sepuluh program studi yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat calon mahasiswa.
Selain itu, peserta juga memperoleh informasi mengenai sarana dan prasarana kampus yang mendukung proses pembelajaran. Berbagai fasilitas akademik, media pembelajaran, serta Laboratorium Terpadu diperkenalkan sebagai sarana pengembangan kompetensi mahasiswa sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Suasana kegiatan semakin interaktif saat sesi tanya jawab dibuka. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait proses pendaftaran, program beasiswa, fasilitas kampus, prospek kerja lulusan, hingga kehidupan mahasiswa di lingkungan IAIN Sorong. Tim sosialisasi memberikan penjelasan secara terbuka sehingga peserta memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai dunia perkuliahan.

Sebagai penutup kegiatan, tim memberikan motivasi kepada para siswa agar memiliki semangat dan tekad yang kuat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.“Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Kelak kalian bisa menjadi guru, tenaga pendidik, pemimpin lembaga, birokrat, maupun berbagai profesi lainnya yang dibutuhkan daerah ini. Karena itu, jangan pernah takut bermimpi untuk melanjutkan pendidikan,” pesan tim sosialisasi.Setelah menyelesaikan kegiatan di SMA Negeri 4 Raja Ampat, tim melanjutkan sosialisasi ke SMAS GUPPI Fafanlap. Rangkaian kegiatan yang sama kembali dilaksanakan dan mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, guru, serta para peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian.

Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong yang telah menempuh perjalanan jauh untuk memberikan informasi pendidikan tinggi kepada siswa di wilayah kepulauan Raja Ampat. Menurutnya, kegiatan semacam ini sangat membantu peserta didik dalam memperoleh wawasan mengenai pilihan pendidikan setelah lulus sekolah.
Tidak hanya berfokus pada lingkungan sekolah, tim juga menyempatkan diri berdialog dengan tokoh masyarakat dan para pemuda setempat. Dalam pertemuan tersebut, seluruh elemen masyarakat diajak untuk bersama-sama mendorong generasi muda agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong berharap semakin banyak putra-putri terbaik Raja Ampat, khususnya dari Distrik Misool, yang melanjutkan pendidikan tinggi dan menjadi agen perubahan bagi masyarakatnya. Kehadiran IAIN Sorong di tengah masyarakat Misool menjadi bukti nyata bahwa akses pendidikan tinggi harus menjangkau seluruh wilayah Papua, termasuk daerah kepulauan yang berada jauh dari pusat kota.
Dengan semangat “Membangun Papua melalui Pendidikan”, Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong akan terus memperluas jangkauan sosialisasi dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda untuk meraih pendidikan tinggi demi masa depan yang lebih cerah.
Penulis : tin/MPS
Editor : wi/Humas