PELEPASAN MAHASANTRI MA’HAD AL-JAMI’AH IAIN SORONG TAHUN AKADEMIK 2025/2026: MENUTUP MASA PEMBINAAN, MENYONGSONG GENERASI BARU

Humas IAIN Sorong – Ma’had Al-Jami’ah IAIN Sorong menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Mahasantri Tahun Akademik 2025/2026 sebagai penanda berakhirnya masa pembinaan dan kewajiban tinggal di ma’had selama dua semester bagi mahasiswa angkatan yang telah menyelesaikan program Pengembangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum persiapan menyambut mahasantri baru Tahun Akademik 2026/2027 yang akan menempati asrama pada semester mendatang. Ahad, 21/06/2026

Acara pelepasan berlangsung dengan penuh khidmat dan kekeluargaan yang dihadiri oleh pimpinan IAIN Sorong, para pembina ma’had, mudabbir dan mudabbirah, serta seluruh mahasantri. Dalam kesempatan tersebut, hadir mewakili pimpinan institut, Wakil Rektor II IAIN Sorong, Muhammad Rusdi Rasyid, yang memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para mahasantri.

Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa keberadaan Ma’had Al-Jami’ah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kedisiplinan, dan budaya akademik mahasiswa. Oleh karena itu, manajemen ma’had ke depan akan terus dievaluasi dan ditingkatkan demi menciptakan lingkungan pembinaan yang semakin tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh mahasantri.

“Manajemen Ma’had Al-Jami’ah ke depan akan terus dievaluasi agar semakin tertib dan nyaman bagi seluruh mahasantri. Pengalaman selama tinggal di ma’had hendaknya menjadi bekal untuk terus menjaga disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar dalam kehidupan akademik maupun sosial,” ungkapnya.

Beliau juga mengajak seluruh mahasantri yang telah menyelesaikan masa tinggal di ma’had agar tetap mempertahankan nilai-nilai kedisiplinan yang telah dibangun selama mengikuti berbagai program pembinaan. Senada dengan hal tersebut, Pelaksana Harian (Plh) Mudir Ma’had Al-Jami’ah, Hermanto dalam arahannya menegaskan bahwa pelepasan bukanlah akhir dari proses pembelajaran dan pembinaan karakter. Para mahasantri diharapkan tetap menjaga semangat belajar, disiplin, serta aktif mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri demi masa depan yang lebih baik.

Salah satu rangkaian penting dalam kegiatan tersebut adalah pemberian penghargaan kepada enam orang mahasantri teladan. Penghargaan diberikan berdasarkan tingkat kehadiran dan partisipasi aktif dalam seluruh program pembinaan ma’had selama satu tahun akademik. Para penerima penghargaan dinilai mampu menunjukkan kedisiplinan yang tinggi, memiliki kemampuan manajemen waktu yang baik antara kegiatan ma’had, perkuliahan, maupun aktivitas organisasi dan sosial di luar kampus.

Pembina Ma’had Putri, Hartinah, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas konsistensi mahasantri dalam menjalankan seluruh program pembinaan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, kehidupan di ma’had putri memiliki berbagai aktivitas yang dirancang untuk mendukung pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan keagamaan mahasiswa. Selain kewajiban mengikuti salat berjamaah Subuh, Magrib, dan Isya bagi mahasantri Muslim, terdapat pula program halaqah Al-Qur’an yang dilaksanakan dalam kelompok-kelompok kecil yang dipandu oleh para mudabbirah.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah IAIN Sorong juga menjadi ruang pembinaan yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman. Selain mahasantri Muslim, terdapat pula mahasiswa beragama Kristen yang tinggal dan beraktivitas di lingkungan ma’had. Untuk mendukung kebutuhan pembinaan mereka, ma’had juga menyiapkan pendamping yang mengatur kegiatan kerohanian sesuai dengan keyakinan masing-masing.

Kondisi tersebut mencerminkan kehidupan yang harmonis di lingkungan ma’had, di mana mahasiswa Muslim dan Kristen dapat hidup berdampingan dalam satu lingkungan asrama, bahkan menempati kamar yang sama, dengan tetap saling menghormati dan menghargai perbedaan keyakinan.

Melalui kegiatan pelepasan ini, Ma’had Al-Jami’ah IAIN Sorong berharap para alumni ma’had dapat menjadi teladan dalam kedisiplinan, kepemimpinan, moderasi beragama, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang telah diperoleh selama masa pembinaan dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.

 

Penulis : tina/mahad
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *