
HUMAS IAIN Sorong – Semangat, rasa bangga, dan antusiasme tengah menyelimuti tiga mahasiswa IAIN Sorong yang akan menjadi perwakilan kampus dalam Jambore GENCAR 2026 yang akan diselenggarakan di Inagro, Bogor, Jawa Barat. Ajang berskala nasional tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk bertemu, belajar, dan berkolaborasi dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Tiga mahasiswa yang dipercaya membawa nama IAIN Sorong adalah Nasrun Faqih Pitambara, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester IV, serta Nur Rahma Dani Niulai dan Nadia Zahwa Azyzah, yang keduanya merupakan mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah semester IV.
Menjelang keberangkatan, Tim Humas IAIN Sorong berkesempatan berbincang langsung dengan ketiga mahasiswa tersebut. Meski mengaku merasa gugup karena akan mengikuti jambore nasional untuk pertama kalinya, mereka justru menjadikan pengalaman baru ini sebagai motivasi untuk memberikan yang terbaik.
Menurut mereka, persiapan mental menjadi hal utama yang terus dibangun. Bertemu dengan ratusan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Namun, rasa gugup itu perlahan berubah menjadi semangat karena mereka akan memiliki kesempatan untuk bertukar pengalaman, memperluas relasi, dan belajar langsung dari mahasiswa dengan latar belakang yang beragam.
“Ini pengalaman pertama kami mengikuti Jambore GENCAR. Tentu ada rasa gugup, tetapi kami juga sangat senang karena bisa bertemu teman-teman baru dari seluruh Indonesia. Kami ingin belajar banyak sekaligus memperkenalkan IAIN Sorong kepada mereka,” ungkap salah seorang peserta.
Bagi ketiganya, Jambore GENCAR bukan sekadar kegiatan nasional, tetapi juga menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa mahasiswa dari Papua Barat Daya mampu bersaing, beradaptasi, dan berkolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai penjuru nusantara. Mereka ingin membuktikan bahwa semangat, kemampuan, dan potensi mahasiswa IAIN Sorong tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya.

Selama menjalani persiapan, mereka juga terus menjaga kekompakan sebagai satu tim. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi modal penting agar dapat saling mendukung selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka percaya bahwa dengan kekompakan, nama IAIN Sorong akan semakin mudah dikenal dan meninggalkan kesan positif di tengah peserta dari seluruh Indonesia.
Bagi Nadia Zahwa Azyzah, dukungan dari keluarga, teman-teman, dan civitas akademika menjadi sumber kekuatan yang membuatnya semakin percaya diri. Menurutnya, tanpa doa dan dukungan dari orang-orang terdekat, mungkin ia tidak akan memiliki keberanian untuk melangkah hingga ke tingkat nasional.
“Support dari keluarga dan teman-teman sangat berarti bagi saya. Dukungan mereka membuat saya semakin yakin untuk berangkat dan memberikan yang terbaik bagi IAIN Sorong,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Nasrun Faqih Pitambara. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada GENCAR YBM IAIN Sorong yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk menjadi delegasi kampus. Kesempatan tersebut, menurutnya, merupakan amanah yang akan dijaga dengan sebaik-baiknya melalui semangat belajar, kerja sama, dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai positif mahasiswa IAIN Sorong.
Sementara itu, Nur Rahma Dani Niulai mengaku bahwa meskipun ini merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kegiatan nasional seperti Jambore GENCAR, ia siap menghadapi setiap tantangan. Baginya, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan diri sekaligus membawa nama baik almamater di tingkat nasional.
Keikutsertaan tiga mahasiswa ini menjadi bukti bahwa IAIN Sorong terus memberikan ruang kepada mahasiswanya untuk berkembang, memperluas wawasan, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui kegiatan seperti Jambore GENCAR, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru, tetapi juga belajar tentang kepemimpinan, kolaborasi, toleransi, dan semangat kebangsaan.
Penulis : kar/Humas
Editor : wi/Humas