
HUMAS IAIN Sorong – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong terus memperkuat kualitas pengabdian mahasiswanya melalui pembekalan kompetensi yang aplikatif. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui Pembekalan dan Pelatihan Intensif Gerakan Literasi yang digelar pada Jumat (10/07/2026) di Aula Fakultas Tarbiyah.
Kegiatan ini diikuti oleh 23 mahasiswa semester VI yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di SD Al Ma’arif, Kampung Maibo, Kabupaten Sorong. Kehadiran para dosen fasilitator literasi bersama jajaran pimpinan Fakultas Tarbiyah menjadi bentuk komitmen kampus dalam mempersiapkan calon pendidik yang tidak hanya memiliki bekal akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pendidikan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan mutu akademik sekaligus kualitas pengabdian mahasiswa. Menurutnya, pembekalan literasi menjadi tahapan penting sebelum mahasiswa diterjunkan ke sekolah dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa seorang calon guru harus terlebih dahulu menguasai kemampuan literasi sebelum mengajak peserta didik mencintai budaya membaca dan menulis. Literasi, menurutnya, bukan hanya sebatas kemampuan memahami teks, tetapi merupakan fondasi utama dalam membangun proses pembelajaran yang inspiratif, kreatif, dan mampu memberikan perubahan positif bagi peserta didik.
“Seorang pendidik harus menjadi teladan dalam budaya literasi. Ketika mahasiswa memiliki kemampuan literasi yang baik, mereka akan lebih mudah menumbuhkan semangat belajar dan berpikir kritis kepada anak-anak di sekolah,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Program Studi PGMI menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian nyata prodi terhadap berbagai tantangan pendidikan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih membutuhkan pendampingan dalam peningkatan budaya literasi. Melalui program pengabdian tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu hadir sebagai agen perubahan yang memberikan solusi bagi masyarakat.

Menurutnya, literasi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Oleh karena itu, mahasiswa dibekali berbagai strategi agar mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kondisi sosial dan karakter peserta didik di Kampung Maibo.
Selama pelatihan berlangsung, mahasiswa mendapatkan berbagai materi mengenai strategi literasi kontekstual yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah dasar maupun madrasah. Mereka juga dilatih menggunakan metode pendampingan belajar yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh siswa sehingga proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu membangun minat baca, kemampuan berpikir kritis, serta kreativitas peserta didik.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para mahasiswa aktif berdiskusi, bertukar pengalaman, dan menyampaikan berbagai gagasan mengenai metode pembelajaran yang dapat diterapkan saat menjalankan pengabdian nanti. Bekal yang diberikan diharapkan mampu menjadi modal bagi mereka untuk menciptakan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pembekalan ini, Program Studi PGMI IAIN Sorong berharap kehadiran mahasiswa di SD Al Ma’arif tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dasar di Kampung Maibo. Sinergi antara ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik langsung di masyarakat diharapkan mampu melahirkan calon guru yang unggul secara akademik, adaptif terhadap tantangan zaman, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Dengan semangat pengabdian yang telah dipupuk melalui kegiatan ini, mahasiswa PGMI IAIN Sorong kini semakin siap mengemban amanah sebagai calon pendidik yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menginspirasi, memberdayakan, dan menjadi bagian dari upaya memajukan pendidikan di tanah Papua.
Penulis : oki/PGMI
Editor : wi/Humas