
HUMAS IAIN Sorong – UPT Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD) IAIN Sorong menggelar Workshop Anomali Data Akademik SISTER yang diikuti oleh seluruh dosen di lingkungan IAIN Sorong, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun Dosen Tetap Bukan PNS (DTBPNS). Kegiatan yang berlangsung pada Senin (13/07/2026) di Laboratorium Komputer UPT TIPD IAIN Sorong ini menjadi langkah strategis dalam memastikan validitas dan sinkronisasi data dosen pada Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER).
Workshop tersebut dipimpin langsung oleh Kepala UPT TIPD IAIN Sorong, Erwinestri Hanidar Nur Afifi, yang menekankan pentingnya setiap dosen melakukan pengecekan dan pembaruan data secara berkala. Menurutnya, masih ditemukan sejumlah riwayat anomali data pada sistem SISTER yang perlu segera diselesaikan agar tidak menimbulkan kendala pada berbagai proses administrasi akademik dan kepegawaian.

Dalam pemaparannya, Erwinestri menjelaskan bahwa setiap dosen diminta mencermati kembali data pribadi, riwayat pendidikan, riwayat jabatan, hingga data pendukung lainnya yang tersimpan pada akun SISTER masing-masing. Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan seluruh informasi yang tercatat telah sesuai dengan dokumen resmi dan data yang tersimpan di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI).
Ia menegaskan bahwa akurasi data di SISTER memiliki peran yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan berbagai layanan akademik dan administrasi dosen. Data yang valid akan mendukung penetapan status eligibilitas dosen, memperlancar proses pengajuan kenaikan jenjang jabatan fungsional, serta menjadi salah satu komponen penting dalam pemenuhan data akreditasi program studi.
Selain itu, pembaruan data juga diperlukan sebagai bagian dari persiapan migrasi sistem Beban Kerja Dosen (BKD) ke platform SISTER, sehingga seluruh informasi yang digunakan dalam proses pelaporan dan penilaian dapat terintegrasi dengan baik. Oleh karena itu, setiap dosen diharapkan aktif melakukan pengecekan terhadap data masing-masing agar tidak terjadi perbedaan informasi yang berpotensi menghambat proses administrasi di kemudian hari.

Workshop berlangsung secara interaktif dengan sesi pendampingan langsung kepada para peserta. Para dosen diberikan kesempatan untuk mengidentifikasi berbagai bentuk anomali data sekaligus memperoleh solusi teknis dalam proses pembaruan dan sinkronisasi data di sistem. Melalui forum ini, berbagai kendala yang selama ini dihadapi dapat didiskusikan bersama sehingga penyelesaiannya dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UPT TIPD IAIN Sorong dalam mendukung tata kelola data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan. Dengan data dosen yang semakin valid dan mutakhir, diharapkan seluruh proses akademik, administrasi kepegawaian, penjaminan mutu, hingga pengembangan karier dosen dapat berjalan lebih efektif serta mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di IAIN Sorong.
Melalui workshop ini, IAIN Sorong kembali menegaskan pentingnya budaya tertib administrasi dan pengelolaan data yang akurat sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu institusi.
Penulis : kar/Humas
Editor : wi/Humas