

HUMAS IAIN Sorong – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Syariah dan Dakwah (FSD) IAIN Sorong di ajang nasional Pekan Olahraga, Riset, dan Ornamen Seni (POROS INTIM) 2026. Kompetisi dua tahunan yang menjadi wadah silaturahmi dan pengembangan potensi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Kawasan Timur Indonesia ini berlangsung pada 6–11 Juli 2026 di Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu.
Pada ajang bergengsi tersebut, mahasiswa IAIN Sorong berhasil membawa pulang dua penghargaan pada cabang Musabaqah Hifzil Al-Qur’an. Alifah Muslimah, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), sukses meraih Juara II Hifzil 20 Juz. Sementara itu, Ahmad Syafii, mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga, berhasil meraih Juara III Bersama Hifzil 10 Juz.

Capaian ini kembali menegaskan komitmen mahasiswa Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong dalam mengembangkan potensi akademik dan keagamaan, sekaligus mengharumkan nama kampus di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Humas IAIN Sorong mewawancarai salah satu peraih prestasi, Alifah Muslimah, untuk berbagi kisah di balik keberhasilannya.
Saat ditanya mengenai perasaannya setelah diumumkan sebagai Juara II Hifzil 20 Juz POROS INTIM 2026, Alifah mengaku masih sulit mempercayai pencapaiannya.
“Alhamdulillah, pastinya senang banget dan nggak nyangka. Waktu nama saya dipanggil, rasanya campur aduk antara bahagia, terharu, dan bersyukur. Terharu karena semua usaha, latihan, dan doa selama persiapan lomba akhirnya membuahkan hasil. Saya juga bersyukur bisa membawa nama baik IAIN Sorong di tingkat nasional,” ungkapnya.

Di balik keberhasilan tersebut, Alifah mengaku harus melewati berbagai tantangan. Menjaga hafalan agar tetap kuat di tengah padatnya aktivitas perkuliahan menjadi ujian tersendiri, terlebih masa persiapan lomba bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS).
“Tantangan terbesar adalah menjaga hafalan supaya tetap lancar dan tidak mudah lupa karena materi yang dihafal cukup banyak. Selain itu, saya harus membagi waktu antara murojaah dan menyelesaikan tugas kuliah. Bahkan saat sudah berada di Palu, masih ada tugas UAS yang harus dikerjakan. Kadang muncul rasa lelah, bosan, bahkan gugup menjelang lomba,” tuturnya.
Meski demikian, semangatnya tidak pernah surut. Ia terus mengingat tujuan awal menghafal Al-Qur’an, rutin melakukan murojaah, memperbanyak doa, serta meminta doa restu dari kedua orang tua, guru, dan teman-temannya.
“Saya berusaha tetap yakin bahwa setiap usaha pasti akan ada hasilnya,” tambahnya.
Bagi Alifah, POROS INTIM bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang belajar yang sangat berharga. Kesempatan bertemu dengan peserta-peserta terbaik dari berbagai PTKIN di Kawasan Timur Indonesia memberinya banyak pengalaman dan motivasi baru.
“Pengalaman paling berharga adalah bisa bertemu banyak peserta hebat dari berbagai kampus di Indonesia Timur. Saya belajar untuk tetap rendah hati dan tidak cepat puas. Momen yang paling berkesan tentu saat pengumuman juara. Rasanya benar-benar tidak bisa dilupakan karena semua perjuangan selama ini seperti terbayar,” katanya.
Menutup wawancara, Alifah menyampaikan pesan kepada mahasiswa IAIN Sorong agar tidak ragu mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat regional maupun nasional.
“Jangan takut untuk mencoba. Kadang yang membuat kita gagal bukan karena tidak mampu, tetapi karena belum berani memulai. Kalau ada kesempatan mengikuti lomba, manfaatkan sebaik mungkin. Persiapkan diri, latihan dengan sungguh-sungguh, banyak berdoa, dan percaya pada kemampuan diri sendiri. Menang atau belum menang itu urusan belakangan, yang paling penting adalah berani mencoba dan memberikan yang terbaik untuk diri sendiri serta kampus,” pesannya.
Prestasi yang diraih Alifah Muslimah dan Ahmad Syafii menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan ketekunan mampu mengantarkan mahasiswa IAIN Sorong bersaing di tingkat nasional. Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan potensi, berani mengambil peluang, serta membawa nama baik IAIN Sorong melalui prestasi yang membanggakan di berbagai bidang.
Penulis : kar/Humas
Editor : wi/Humas