
HUMAS IAIN Sorong – Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong menggelar Pembekalan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Tahun Akademik 2026/2027 sebagai langkah awal mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke dunia pendidikan dan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada 16–17 Juli 2026 di Aula IAIN Sorong ini menjadi momentum penting untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan, etika, serta kesiapan menghadapi kondisi nyata di lokasi praktik.
Pembekalan diikuti oleh 128 mahasiswa dari lima program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 64 mahasiswa, Manajemen Pendidikan Islam (MPI) 21 mahasiswa, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) 25 mahasiswa, Tadris IPA (TIPA) 9 mahasiswa, dan Tadris Bahasa Inggris (TBI) 9 mahasiswa. Selama menjalani PPL, mereka akan didampingi oleh 23 dosen pembimbing lapangan dan ditempatkan di 32 lembaga mitra yang tersebar di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong.
Ketua Panitia PPL, Oki Sandra Agnes, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini dirancang sebagai bekal awal sebelum mahasiswa memasuki lingkungan kerja yang sesungguhnya.
“Praktik Pengalaman Lapangan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata sekaligus mengimplementasikan seluruh ilmu yang telah dipelajari selama berada di bangku kuliah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama dua hari pembekalan peserta akan menerima berbagai materi yang berkaitan dengan pelaksanaan PPL. Seluruh materi tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman ketika mahasiswa menjalankan praktik di lembaga masing-masing.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh, karena ilmu yang diperoleh selama pembekalan akan sangat membantu ketika berada di lokasi PPL nanti,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong, Indria Nur, menegaskan bahwa PPL bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi proses pembentukan karakter sebagai calon guru dan tenaga kependidikan yang profesional.
Menurutnya, pembekalan akan memberikan pemantapan teori yang nantinya menjadi bekal dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Ia mengingatkan bahwa setiap mahasiswa yang mengikuti PPL membawa nama baik IAIN Sorong, khususnya Fakultas Tarbiyah.

“Ketika berada di lokasi PPL, kalian adalah representasi kampus dan wajah Fakultas Tarbiyah. Karena itu, tunjukkan sikap yang baik, jaga etika, disiplin, dan jangan sampai menimbulkan persoalan yang dapat mencoreng nama institusi,” pesannya.
Ia juga mengimbau mahasiswa agar mengenali karakteristik setiap lembaga tempat mereka melaksanakan PPL. Menurutnya, setiap sekolah maupun instansi memiliki budaya kerja, sistem, dan aturan yang berbeda sehingga mahasiswa dituntut mampu beradaptasi dengan cepat serta menjadi teladan di lingkungan tempat praktik.
Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan dijadwalkan berlangsung selama tiga bulan, mulai 20 Juli hingga 20 Oktober 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan kompetensi akademik dengan pengalaman praktik secara langsung sehingga siap menjadi pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan.
Kegiatan pembekalan turut dihadiri oleh Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah Fatmasari, Wakil Dekan II Suharmoko, para koordinator program studi di lingkungan Fakultas Tarbiyah, serta dosen pembimbing lapangan yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan PPL.
Melalui pembekalan ini, Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, etika profesi, dan kemampuan beradaptasi di dunia kerja. Diharapkan, pengalaman selama PPL menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk tumbuh menjadi pendidik yang kompeten, inspiratif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Penulis : kar/Humas
Editor : wi/Humas