ENAM CALON MAHASISWA KAIMANA SIAP MENEMPUH PENDIDIKAN DI IAIN SORONG

HUMAS IAIN Sorong – Enam calon mahasiswa asal Kabupaten Kaimana resmi diperkenalkan dan diserahkan kepada IAIN Sorong untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada sejumlah program studi. Prosesi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Rektorat IAIN Sorong, Senin (10/8/2026), dan dibuka oleh Wakil Rektor I IAIN Sorong, Sudirman.

Keenam calon mahasiswa tersebut memilih sejumlah program studi, di antaranya Manajemen Bisnis Syariah, Ekonomi Syariah, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta beberapa program studi lainnya. Kedatangan mereka didampingi oleh tim dari Kaimana sebagai bagian dari proses penyerahan calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di IAIN Sorong.

Tokoh masyarakat Kaimana sekaligus Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kaimana, Manik Samay, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pesan kepada para calon mahasiswa agar menjadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan untuk membentuk diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun perilaku negatif selama berada di luar daerah. Menurutnya, pilihan untuk melanjutkan pendidikan di IAIN Sorong harus diiringi dengan komitmen untuk belajar, menjaga diri, dan membawa nama baik daerah asal.

“Jangan mudah terpengaruh hal-hal negatif. Kuliah di IAIN Sorong harus menjadikan kalian orang yang lebih baik. Ketika nanti kembali ke kampung, kalian harus bisa membanggakan nama Kaimana,” pesannya.

Manik juga berharap para mahasiswa tidak mudah terbawa opini maupun perilaku yang dapat menghambat proses pendidikan. Ia optimistis keberadaan mahasiswa Kaimana di IAIN Sorong akan menjadi awal dari hubungan yang semakin baik antara masyarakat Kaimana dan kampus.

Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, dalam amanahnya mengajak para calon mahasiswa untuk menjadikan pencarian ilmu sebagai fokus utama selama menempuh pendidikan. Ia menekankan bahwa keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh tempat seseorang menuntut ilmu, tetapi juga oleh niat dan usaha yang sungguh-sungguh.

Yang paling penting adalah niat dan usaha. Kita berada di mana pun, asalkan memiliki niat dan mau berusaha, insyaallah akan selalu ada jalan,” ujarnya.

Menurut Suparto, pilihan untuk menjadi sukses maupun gagal pada akhirnya berada di tangan masing-masing individu. Karena itu, mahasiswa harus memiliki kemauan untuk berjuang dan mengambil langkah nyata sejak awal perkuliahan.

Salah satu hal yang ditekankannya adalah manajemen waktu. Mahasiswa perlu mulai menyusun aktivitas sejak awal agar waktu yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal, terutama untuk belajar dan mengembangkan diri.

Ia mengakui bahwa membangun kebiasaan tersebut tidak selalu mudah. Namun, kedisiplinan dalam mengatur waktu merupakan bagian dari proses yang dapat mendorong mahasiswa untuk terus berkembang dan keluar dari zona nyaman.

Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga diingatkan untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan sesama mahasiswa. Lingkungan pertemanan yang baik dinilai dapat menjadi salah satu faktor penting dalam membentuk karakter dan mendukung keberhasilan selama menjalani perkuliahan.

“Kalau bermimpi, jangan setengah-setengah. Ilmu adalah cahaya, sedangkan kebodohan adalah kegelapan. Karena itu, manfaatkan kesempatan kuliah ini untuk benar-benar mencari ilmu,” pesan Suparto.

Arahan serupa disampaikan Wakil Rektor I IAIN Sorong, Sudirman. Ia meminta para calon mahasiswa memiliki prinsip yang kuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul selama menjalani kehidupan kampus.

Menurutnya, mahasiswa perlu cermat dalam memilih lingkungan pergaulan. Pertemanan yang sehat akan membantu seseorang berkembang dan saling menguatkan untuk melakukan hal-hal positif.

“Carilah pergaulan dan lingkungan pertemanan yang sehat. Teman yang baik akan membawa kita bersama-sama menuju hal yang baik dan meninggalkan hal-hal yang buruk,” tutur Sudirman.

Sementara itu, Anwar Darwis KABAG ULA IAIN Sorong turut memberikan penjelasan mengenai berbagai peraturan yang berlaku di lingkungan IAIN Sorong. Penyampaian tersebut menjadi bagian dari pengenalan awal bagi calon mahasiswa agar memahami tata tertib dan ketentuan yang harus dipatuhi selama menjalani proses pendidikan di kampus.

Bagi Manik Samay, kedatangan enam calon mahasiswa tersebut bukan menjadi akhir, melainkan langkah awal. Ia berharap akan semakin banyak putra-putri Kaimana yang memilih IAIN Sorong sebagai tempat untuk menimba ilmu dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang dapat berkontribusi bagi daerah.

“Insyaallah ini akan menjadi yang pertama, dan selanjutnya akan ada lagi calon mahasiswa baru dari Kaimana yang akan berkuliah di IAIN Sorong,” ungkapnya.

Kehadiran calon mahasiswa asal Kaimana ini sekaligus menunjukkan bahwa IAIN Sorong terus menjadi salah satu pilihan pendidikan tinggi bagi generasi muda Papua Barat dan sekitarnya. Dengan bekal ilmu, karakter, serta lingkungan akademik yang baik, para mahasiswa diharapkan mampu menyelesaikan pendidikan dengan sukses dan kelak kembali memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah asalnya.

 

Penulis : kar/Humas
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *