PBAK IAIN SORONG 2026 RESMI DIBUKA, 268 PESERTA DIBEKALI INTEGRITAS DAN SEMANGAT MENJADI INSAN AKADEMIK

HUMAS IAIN Sorong – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) IAIN Sorong Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat, 21 Agustus 2026, di Gedung Aula IAIN Sorong. Kegiatan yang menjadi bagian penting dalam menyambut mahasiswa baru tersebut akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 21, 24, dan 25 Agustus 2026.

Pembukaan PBAK Tahun 2026 secara resmi dilakukan oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, dan diikuti oleh ratusan peserta yang akan mendapatkan berbagai pembekalan mengenai kehidupan akademik, kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang perlu diterapkan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Ketua Panitia PBAK IAIN Sorong Tahun 2026, Fardan Abdillah, dalam pemaparannya menjelaskan berbagai hal berkaitan dengan penyelenggaraan kegiatan, mulai dari rangkaian pelaksanaan hingga tujuan yang hendak dicapai. Tahun ini, PBAK mengusung tema “Dari Kampus untuk Papua: Membentuk Mahasiswa Berintegritas, Berdaya Saing, dan Peduli Sesama.”

Tema tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan PBAK agar mahasiswa tidak hanya mengenal lingkungan kampus, tetapi juga memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari sivitas akademika. Mahasiswa diharapkan mampu membangun integritas, meningkatkan daya saing, sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I IAIN Sorong, Sudirman, menyampaikan bahwa PBAK Tahun 2026 diikuti oleh 268 peserta, yang terdiri atas 253 mahasiswa baru dan mahasiswa dari tahun sebelumnya yang belum mengikuti PBAK. Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa yang belum mengikuti PBAK pada tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kegiatan ini memiliki posisi penting dalam proses pembentukan dan pengenalan kehidupan akademik mahasiswa.

Sudirman menegaskan bahwa PBAK bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi merupakan proses pengenalan dasar mengenai kehidupan akademik dan kemahasiswaan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam menjalani perjalanan pendidikan di IAIN Sorong.

Ia mengingatkan mahasiswa agar memandang PBAK sebagai salah satu bagian penting dalam perjalanan kehidupan mereka sebagai mahasiswa. Karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memahami nilai dan pesan yang disampaikan selama pelaksanaan PBAK.

Sudirman juga berpesan agar mahasiswa tidak memiliki sikap malas dalam menjalani perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa perlu menjaga moralitas, kedisiplinan, serta membangun kebiasaan positif sejak awal masa pendidikan. Selain aktif mengikuti proses pembelajaran di kelas, mahasiswa juga didorong untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kampus, baik yang diselenggarakan oleh institut maupun fakultas.

“Kalian harus menjaga moralitas sebagai mahasiswa dan aktif mengikuti kegiatan kampus, baik yang dilaksanakan di tingkat institut maupun fakultas,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudirman juga menyampaikan informasi mengenai program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Pada tahun 2026, IAIN Sorong menyediakan sekitar 225 kuota beasiswa KIP Kuliah bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan dan persyaratan yang telah ditetapkan.

Rangkaian pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta PBAK oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram. Penyematan tersebut dilakukan secara simbolis sebagai penanda bahwa mahasiswa telah resmi menjadi peserta PBAK Tahun 2026 dan siap mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia.

Setelah penyematan tanda peserta, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar peserta PBAK. Pembacaan ikrar menjadi bagian dari rangkaian pembukaan yang menegaskan kesiapan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan sekaligus menjalankan nilai-nilai yang menjadi bagian dari kehidupan akademik dan kemahasiswaan.

Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, dalam sambutannya kemudian memberikan pesan kepada seluruh peserta mengenai fase kehidupan yang sedang mereka jalani. Ia menjelaskan bahwa memasuki perguruan tinggi merupakan bagian dari proses peralihan dari masa remaja menuju kedewasaan.

Menurutnya, menjadi mahasiswa bukan hanya perubahan status pendidikan, tetapi juga merupakan proses pembentukan kedewasaan dalam berpikir, bersikap, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap masa depan. Karena itu, mahasiswa perlu mulai membangun prinsip hidup yang kuat sebagai pedoman dalam menjalani berbagai proses selama berada di perguruan tinggi.

“Ini adalah proses kalian menuju kedewasaan. Hidup hanya satu kali, maka manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan mempersiapkan masa depan,” pesan Suparto Iribaram kepada para peserta.

Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki selama berada di lingkungan kampus. Menurutnya, waktu yang tersedia selama menempuh pendidikan harus dimanfaatkan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman yang dapat menjadi bekal setelah menyelesaikan pendidikan.

Ia mendorong mahasiswa untuk membangun kebiasaan positif, mulai dari rajin membaca, rajin mengikuti perkuliahan, disiplin memanfaatkan waktu, serta aktif dalam berbagai kegiatan yang dapat menunjang pengembangan diri. Kebiasaan tersebut dinilai penting untuk membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.

PBAK IAIN Sorong Tahun 2026 pada akhirnya diharapkan menjadi titik awal yang baik bagi seluruh peserta dalam mengenal lebih dekat lingkungan akademik dan kehidupan kemahasiswaan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan dengan sistem perkuliahan dan berbagai aktivitas kampus, tetapi juga diarahkan untuk memahami nilai integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama.

Dengan mengusung semangat “Dari Kampus untuk Papua”, PBAK Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang memiliki karakter kuat, berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial. Mereka diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan selama berada di IAIN Sorong untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan Papua.

PBAK bukan sekadar gerbang untuk mengenal kampus, melainkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun perjalanan akademik dan kehidupan kemahasiswaan yang bermakna. Dari sinilah perjalanan baru dimulai, dengan harapan setiap mahasiswa mampu tumbuh menjadi insan akademik yang berilmu, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi sesama.

Selamat mengikuti PBAK IAIN Sorong Tahun 2026. Selamat datang di lingkungan akademik IAIN Sorong. Jadikan masa perkuliahan sebagai ruang untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan mempersiapkan diri untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

 

Penulis : kar/Humas
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *