
Humas IAIN Sorong – Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pengenalan Fakultas bagi mahasiswa baru di Aula IAIN Sorong, Kamis (27/8). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIT tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, program studi, layanan fakultas, serta organisasi kemahasiswaan.
Kegiatan diikuti sebanyak 145 mahasiswa yang berasal dari lima program studi, yakni Manajemen Bisnis Syariah (MBS) sebanyak 42 peserta, Ekonomi Syariah (ES) 42 peserta, Hukum Keluarga (HK) 30 peserta, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) 19 peserta, serta Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) 12 peserta.
Sejumlah pimpinan fakultas dan ketua program studi hadir sebagai pemateri. Wakil Dekan I, Dr. Hasbiah, S.Sos., M.M., menyampaikan materi mengenai pengenalan Fakultas Syariah dan Dakwah. Sementara itu, masing-masing ketua program studi memperkenalkan bidang keilmuan dan karakteristik program studi kepada mahasiswa baru.
Dalam pemaparannya, Kaprodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Ibu Dwi Iin Kahinah, S.Sos., M.Sos.I., menekankan bahwa mahasiswa KPI tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbicara di depan publik. Mahasiswa juga diarahkan untuk mampu mengemas pesan dakwah secara kreatif dan estetik melalui berbagai media, mulai dari media sosial, radio, televisi, hingga perfilman.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani mulai berkarya sejak semester awal. Pesan tersebut menjadi salah satu dorongan bagi mahasiswa baru agar tidak hanya berfokus pada kegiatan perkuliahan, tetapi juga mulai mengembangkan potensi dan kreativitas selama berada di bangku kuliah.
Sementara itu, Wakil Dekan II, Bapak Abdurahman, S.S., M.Pd., M.A. TESOL., Ph.D., memperkenalkan berbagai layanan administrasi, layanan kemahasiswaan, serta fasilitas fisik dan digital yang tersedia di Fakultas Syariah dan Dakwah. Ia mengingatkan mahasiswa agar memahami prosedur akademik, memanfaatkan fasilitas secara bijak, serta menjaga sarana dan prasarana kampus.

Pengenalan program studi juga memberikan gambaran mengenai kompetensi yang akan dikembangkan mahasiswa selama menjalani perkuliahan. Program Studi MBS, misalnya, menekankan kemampuan kepemimpinan, pengelolaan keuangan, strategi pemasaran, serta penerapan etika syariah dalam keputusan bisnis. Program Studi Hukum Keluarga menekankan ketajaman analisis, integritas moral, dan keberanian menegakkan keadilan. Sementara BPI mengintegrasikan ilmu psikologi, konseling, dan dakwah Islam dalam menghadapi kebutuhan masyarakat.
Pada Program Studi Ekonomi Syariah, mahasiswa diperkenalkan pada pentingnya penguasaan teori ekonomi konvensional dan syariah sekaligus pembentukan integritas moral. Wakil Dekan I juga menegaskan bahwa Fakultas Syariah dan Dakwah bukan sekadar tempat untuk memperoleh gelar, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menempa diri sesuai visi dan misi fakultas serta membangun integritas sebagai akademisi.
Selain materi akademik, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi PT Askrindo, pengenalan organisasi kemahasiswaan oleh SEMA, DEMA, dan jajaran HMPS Fakultas Syariah dan Dakwah, serta sosialisasi KIP. Kehadiran organisasi mahasiswa menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk mengenal wadah pengembangan diri dan aktivitas kemahasiswaan di lingkungan fakultas.
Suasana orientasi berlangsung semakin interaktif melalui sesi ice breaking. Salah satu permainan mengharuskan peserta menutup wajah dan membuat ekspresi tertentu. Ketika lagu berhenti, peserta harus mempertahankan ekspresi tersebut sebelum membuka papan yang digunakan dalam permainan. Kegiatan tersebut membuat suasana orientasi lebih cair dan mendorong interaksi antarpeserta.
Hal menarik lainnya terjadi ketika Wakil Dekan II, Bapak Abdurahman, memberikan buku kepada dua peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan dalam sesi kegiatan. Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dorongan kepada mahasiswa agar aktif mengikuti rangkaian orientasi.
Kegiatan kemudian dimeriahkan dengan parade SEMA, DEMA, dan jajaran HMPS Fakultas Syariah dan Dakwah. Setiap organisasi tampil secara bergantian di hadapan peserta dengan diiringi lagu, sekaligus memperkenalkan nama dan organisasinya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru tidak hanya memperoleh informasi mengenai sistem akademik dan program studi, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai kehidupan kemahasiswaan serta berbagai peluang pengembangan diri di Fakultas Syariah dan Dakwah. Orientasi diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk beradaptasi, mengenal lingkungan kampus, dan mempersiapkan diri sebagai bagian dari civitas akademika IAIN Sorong.
Penulis: Yasmin – Syardak / Nir-Humas
Editor : WI / Humas