REKTOR IAIN SORONG TUTUP KEMAH LOMBA PRAMUKA, SMA NEGERI 3 KOTA SORONG RAIH JUARA UMUM

HUMAS IAIN Sorong – Rangkaian Kemah Lomba Pramuka Tingkat Penegak se-Papua Barat Daya resmi berakhir pada Ahad, 1 November 2026. Upacara penutupan berlangsung di lapangan Gedung Pascasarjana IAIN Sorong dan dipimpin langsung oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, selaku pembina upacara. Penutupan ini menjadi momen penting setelah para peserta mengikuti berbagai perlombaan dan kegiatan selama lima hari, sejak 28 Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Rektor menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda untuk membentuk pribadi yang berani, disiplin, mandiri, serta mampu bekerja sama. Melalui kegiatan kepramukaan, para peserta tidak hanya belajar tentang keterampilan, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam membangun kekompakan, menjalin persahabatan, dan mengenal rekan-rekan dari berbagai sekolah serta daerah.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta dapat menerima hasil perlombaan dengan lapang dada. Bagi mereka yang berhasil meraih prestasi, kemenangan hendaknya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Sementara itu, peserta yang belum memperoleh juara diharapkan tidak berkecil hati, melainkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran untuk meraih hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan dalam kegiatan kepramukaan tidak hanya diukur dari banyaknya piala yang diperoleh, tetapi juga dari nilai-nilai yang dipelajari selama proses berlangsung. Semangat pantang menyerah, sportivitas, tanggung jawab, dan kebersamaan merupakan bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.

Salah satu agenda yang paling dinantikan dalam upacara penutupan adalah pengumuman hasil perlombaan sekaligus penetapan juara umum. Setelah melalui rangkaian penilaian dari dewan juri, SMA Negeri 3 Kota Sorong berhasil meraih Juara Umum I dan berhak membawa pulang Piala Bergilir Rektor IAIN Sorong. Posisi Juara Umum II diraih oleh SMA Negeri 8 Kabupaten Sorong, sedangkan Juara Umum III diraih oleh MAN Kota Sorong.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta telah menunjukkan kemampuan terbaik melalui delapan cabang perlombaan, yakni yel-yel, pioneering aplikatif, hasta karya, memasak makanan nonberas, pentas seni, drama pendek, Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) variasi, dan pidato. Setiap cabang dirancang untuk mengasah kemampuan yang berbeda, mulai dari kekompakan dan kedisiplinan, keterampilan kepramukaan, kreativitas, keberanian tampil di depan umum, hingga kemampuan mengembangkan potensi seni dan budaya.

Perlombaan tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk memperkenalkan kreativitas dengan mengangkat kekayaan budaya lokal. Hal ini terlihat melalui kegiatan pioneering aplikatif yang mengusung unsur budaya Papua, penyajian makanan khas berbahan dasar nonberas, serta pertunjukan seni dan drama. Dengan demikian, kegiatan kepramukaan tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan lingkungan sekitar.

Kemah Lomba Pramuka Tingkat Penegak se-Papua Barat Daya tahun ini diikuti oleh 230 peserta dari 10 sekolah, serta melibatkan peninjau, pendamping, dan kepala sekolah. Kehadiran berbagai sekolah dalam satu lingkungan perkemahan menciptakan ruang perjumpaan yang mempererat hubungan antarpelajar sekaligus membuka kesempatan untuk saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Berakhirnya kegiatan ini bukan berarti berakhir pula semangat yang telah dibangun selama perkemahan. Pengalaman mengikuti perlombaan, berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain, serta belajar bekerja sama dalam kelompok diharapkan dapat menjadi kenangan sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh peserta.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, IAIN Sorong berharap nilai-nilai kepramukaan terus tumbuh dalam kehidupan generasi muda, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Lebih dari sekadar memperebutkan Piala Bergilir Rektor, kemah lomba ini menjadi ruang untuk membangun persaudaraan, menumbuhkan karakter, dan mengembangkan potensi pelajar Papua Barat Daya. Selamat kepada seluruh pemenang, dan bagi setiap peserta, teruslah belajar, berlatih, serta berkarya karena setiap pengalaman merupakan bagian dari perjalanan menuju prestasi yang lebih baik.

 

Penulis : kar/Humas
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *