ADMISI IAIN SORONG VERIFIKASI DATA PENDAFTAR SPAN PTKIN 2026, TEKANKAN KOMITMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI TANAH PAPUA

HUMAS IAIN Sorong – Institut Agama Islam Negeri Sorong mencatat capaian membanggakan dalam proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri tahun 2026.

Dalam kegiatan verifikasi data yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 2 pada Sabtu, 7 Maret 2026, terungkap adanya peningkatan antusiasme calon mahasiswa yang signifikan, bahkan jauh melampaui kuota penerimaan yang tersedia. Lonjakan minat ini menjadi indikator positif bagi perkembangan pendidikan tinggi Islam di wilayah timur Indonesia, khususnya di Papua Barat Daya.

Berdasarkan data yang dihimpun, IAIN Sorong hanya memiliki kuota penerimaan sebanyak 149 calon mahasiswa baru melalui jalur SPAN PTKIN 2026. Namun, jumlah pendaftar yang memilih kampus ini mencapai 220 calon mahasiswa. Dari total tersebut, 153 orang menjadikan IAIN Sorong sebagai pilihan pertama, sementara 67 orang lainnya memilih sebagai pilihan kedua.

Angka tersebut menunjukkan bahwa daya tarik IAIN Sorong di kalangan siswa berprestasi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Peningkatan minat juga terlihat pada sejumlah program studi. Program Studi Ekonomi Syariah menerima 30 calon mahasiswa, tepat sesuai dengan kuota yang tersedia. Demikian pula Program Studi Hukum Keluarga yang menerima 14 calon mahasiswa, sesuai dengan kuota yang ditetapkan.

Sementara itu, beberapa program studi mengalami kelebihan pendaftar. Program Studi Pendidikan Agama Islam tercatat menerima 23 pendaftar untuk kuota 22 orang, sedangkan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menerima 12 pendaftar untuk kuota 11 orang. Kondisi ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat pada sejumlah program studi favorit di IAIN Sorong.

Ketua Admisi, Ririn Musdalifah, S.Pd., M.A., menyampaikan bahwa peningkatan jumlah pendaftar tahun ini cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut dan berharap tren positif ini terus meningkat pada masa mendatang.

Menurutnya, peningkatan ini merupakan hasil dari kerja keras tim admisi yang secara konsisten melakukan sosialisasi hingga ke berbagai daerah di Tanah Papua.

“Capaian ini merupakan buah dari kerja sama tim yang solid dalam melakukan sosialisasi ke berbagai wilayah, sehingga semakin banyak siswa yang mengenal dan memilih IAIN Sorong sebagai tempat melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Admisi IAIN Sorong juga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperluas akses serta meningkatkan mutu pendidikan di wilayah Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat Daya.

Lebih lanjut, Ririn Musdalifah berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dapat terus memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi di Papua. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pemerataan fasilitas pendidikan melalui IAIN Sorong agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, pihak admisi juga berharap agar kuota bantuan pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar untuk IAIN Sorong dapat ditingkatkan. Hal ini dinilai penting agar lebih banyak mahasiswa, khususnya Orang Asli Papua (OAP), dapat merasakan langsung manfaat bantuan pembiayaan pendidikan tersebut.

Ke depan, peningkatan daya tarik kampus ini juga diharapkan dapat terwujud melalui perubahan status kelembagaan. Pihak admisi berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan alih bentuk Institut Agama Islam Negeri Sorong menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sorong.

Perubahan status tersebut diyakini akan semakin memperkuat posisi IAIN Sorong sebagai pusat pendidikan Islam terkemuka di Tanah Papua serta meningkatkan minat calon mahasiswa untuk menjadikannya sebagai perguruan tinggi utama dan pilihan prioritas.

Penulis : nir/humas

Dokumentasi : admisi tim

Editor : wi/humas

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *