
Humas IAIN Sorong – Rabu, 18 Februari 2026 menjadi momentum bersejarah bagi Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Dua mahasiswi, Putri Aulia Thamrin dan Risma Nasuah, resmi menuntaskan ujian munaqasyah melalui jalur tanpa skripsi berbasis publikasi artikel ilmiah terindeks SINTA 3. Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengukuhkan komitmen prodi dalam mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah yang berdampak nyata.
Putri Aulia Thamrin berhasil menerbitkan artikelnya pada Rumah Jurnal Universitas Muslim Indonesia melalui Jurnal Education and Learning dengan judul “Managerial Strategy for the Utilization of Open Educational Resources (OER) in Inclusive Learning at SMPLB Negeri Sorong City.” Artikel tersebut mengupas secara komprehensif strategi manajerial dalam pemanfaatan Open Educational Resources (OER) untuk mendukung pembelajaran inklusif di SMPLB Negeri Kota Sorong. Karyanya menjadi kontribusi penting dalam penguatan tata kelola pendidikan inklusif berbasis inovasi digital di Papua Barat Daya.
Menariknya, publikasi di SINTA 3 bukanlah yang pertama bagi Putri. Sebelumnya, ia telah memiliki dua artikel terindeks SINTA 4, satu artikel di jurnal terindeks SINTA 5, serta dua publikasi lainnya melalui Open Journal System (OJS). Rekam jejak ini menunjukkan bahwa budaya menulis dan meneliti telah menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sejak awal perkuliahan.

Sementara itu, Risma Nasuah menerbitkan artikelnya melalui Rumah Jurnal UIN Sunan Ampel Surabaya pada Jurnal Kependidikan Islam. Artikel berjudul “Strategi Kepala Sekolah dalam Mengelola Konflik Sosial Siswa di Sekolah Multikultural: Studi Kasus SMA Negeri 3 Kota Sorong” menyoroti kepemimpinan kepala sekolah dalam merespons dinamika konflik sosial di lingkungan pendidikan multikultural. Penelitian ini memberikan perspektif strategis tentang manajemen konflik di sekolah negeri unggulan seperti SMA Negeri 3 Kota Sorong. Publikasi ini juga menambah deretan capaian akademiknya yang sebelumnya telah memiliki artikel terindeks SINTA 4 serta publikasi melalui OJS.
Seluruh karya ilmiah tersebut telah dipertahankan secara akademik dalam ujian munaqasyah yang dilaksanakan pada Rabu, 18 Februari 2026. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam mampu bersaing di level nasional melalui publikasi bereputasi, sekaligus membuktikan bahwa jalur non-skripsi berbasis artikel ilmiah merupakan langkah progresif dalam meningkatkan kualitas lulusan.
Koordinator Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Hartinah, menyampaikan bahwa prestasi ini menjadi tonggak penting bagi program studi dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga produktif secara akademik dan relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan kontemporer.
Penulis : ht/mpi
Editor : wi/humas