
Humas IAIN Sorong – Kegiatan kajian keagamaan rutin kembali digelar oleh civitas akademika Institut Agama Islam Negeri Sorong pada Jumat, 6 Maret 2026. Bertempat di Musala kampus, kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci dari Al-Qur’an, yakni Surah Ar-Ra’d ayat 11–20 yang menjadi pembuka sekaligus tema utama dalam kajian kali ini.
Pada kesempatan tersebut, tugas sebagai petugas kajian diberikan kepada Fatmasari selaku Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Suharmoko selaku Wakil Dekan II Fakultas Tarbiyah. Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fatmasari yang berlangsung dengan khidmat, diikuti oleh penjelasan makna ayat oleh Suharmoko.
Dalam pemaparannya, Suharmoko menjelaskan bahwa salah satu pesan penting dalam Surah Ar-Ra’d ayat 11 adalah bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka sendiri berusaha mengubah apa yang ada dalam diri mereka. Pesan tersebut mengandung makna bahwa setiap perubahan harus dimulai dari kesadaran pribadi, disertai dengan usaha yang sungguh-sungguh, doa, serta keimanan kepada Allah. Manusia juga diberikan tanggung jawab untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kehidupannya.


Lebih lanjut, ia mengaitkan pesan ayat tersebut dengan kehidupan di lingkungan kampus. Menurutnya, upaya untuk meraih berbagai capaian, termasuk peningkatan akreditasi institusi, membutuhkan kerja sama dan perubahan sikap dari seluruh pihak. Tanpa adanya komitmen untuk memperbaiki kebiasaan yang kurang baik serta tanpa koordinasi yang solid, tujuan tersebut akan sulit tercapai. Oleh karena itu, sinergi kerja yang harmonis dan saling mendukung menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun kemajuan kampus.
Sementara itu, Rektor Suparto Iribaram turut memberikan pesan dan penguatan kepada seluruh peserta kajian. Ia menekankan bahwa manusia diciptakan oleh Allah dengan akal yang seharusnya dimanfaatkan untuk berpikir, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas hidup. Menurutnya, ketika keinginan atau harapan belum tercapai, manusia tidak sepatutnya menyalahkan keadaan, melainkan perlu melakukan introspeksi diri dan mengevaluasi usaha yang telah dilakukan.

Rektor juga mengajak seluruh unsur kampus untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki serta tidak hanya berdiam diri tanpa upaya nyata. Dengan kerja keras, kesungguhan, dan niat yang baik, setiap individu dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan institusi.
Menutup kegiatan kajian, Rektor kembali mengingatkan pentingnya membangun kerja sama yang kuat di antara seluruh unsur di lingkungan IAIN Sorong. Ia berharap seluruh civitas akademika dapat terus bersinergi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta mampu memberikan yang terbaik bagi kemajuan kampus. Dengan menjaga kebersamaan dan mengendalikan ego maupun emosi, semangat kebersamaan diharapkan dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.
Penulis : zul/humas
Editor : wi/humas