Humas IAIN Sorong – Yayasan Baitul Mal PLN (YBM PLN), lembaga filantropi yang berdiri sejak 2009, terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia, termasuk wilayah terpencil di Sorong, Papua Barat Daya.
YBM PLN berfokus pada penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat, infak, sedekah, serta wakaf dari seluruh pegawai PLN. Pengelolaan dana tersebut dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan syariah. Penyaluran manfaat YBM PLN dilaksanakan melalui lima pilar utama, yaitu pendidikan, ekonomi, kesehatan, sosial kemanusiaan, dan dakwah.
Salah satu program unggulan YBM PLN di bidang pendidikan adalah beasiswa Cahaya Pintar yang mencakup berbagai jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi.
Di antara berbagai program pendidikan yang dijalankan, program beasiswa “Gencar” (Generasi Cahaya Pintar) di IAIN Sorong berhasil menarik perhatian nasional. Program ini mendapatkan apresiasi tinggi dari YBM PLN Pusat dan dinobatkan sebagai salah satu unit “Gencar” teraktif di Indonesia.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka Milad YBM PLN ke-19, di mana IAIN Sorong berhasil menempati peringkat ketiga dari 46 unit YBM PLN se-Indonesia.
Amil YBM PLN UIP Papua, Basri, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi bukti kuat komitmen IAIN Sorong dalam mengelola program beasiswa secara optimal, meskipun berada jauh dari pusat. Pembinaan yang konsisten oleh Nasaruddin (Nino) dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Senada dengan itu, Nasaruddin menjelaskan bahwa penilaian keberhasilan didasarkan pada laporan yang rapi, komunikasi yang terjaga, serta prinsip transparansi dalam pengelolaan program.
Keberhasilan program “Gencar” IAIN Sorong tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari dampak jangka panjang bagi para alumninya. Dalam Podcast Ar Rafana IAIN Sorong bersama YBM PLN yang disiarkan pada Selasa, 3 Februari 2026, Nasaruddin mengungkapkan bahwa alumni “Gencar” generasi pertama telah banyak terserap di dunia kerja, mulai dari BUMN, instansi pemerintahan, hingga menjadi tenaga pendidik.
Yang lebih membanggakan, para alumni tersebut kini mulai berkontribusi sebagai donatur dalam berbagai kegiatan sosial YBM PLN, seperti bantuan bencana di Aceh dan Sumatera. Hal ini sejalan dengan tagline YBM PLN, yaitu “mengubah mustahik menjadi muzaki”, di mana penerima manfaat mampu bertransformasi menjadi pemberi manfaat.
Saat ini, beasiswa YBM PLN di IAIN Sorong mendukung 86 mahasiswa muslim, meningkat dari sebelumnya 73 mahasiswa, sebagai bentuk apresiasi dari YBM PLN Pusat. Penetapan penerima beasiswa dilakukan berdasarkan kriteria ketat yang mengacu pada delapan asnaf sesuai syariat Islam, dengan prestasi akademik yang baik sebagai salah satu syarat utama.
YBM PLN menaruh harapan besar kepada IAIN Sorong untuk menjadi “corong” dan “pintu masuk” penyebaran kebaikan YBM PLN di seluruh Tanah Papua. Ketua Bidang Perencanaan, Penghimpunan, dan Publikasi YBM PLN, Baso, mengaku terharu atas prestasi yang diraih IAIN Sorong sebagai perguruan tinggi di wilayah timur Indonesia.
Dengan ketulusan dan keikhlasan Nasaruddin dalam menggerakkan program “Gencar” tanpa dukungan dana operasional khusus, YBM PLN optimistis IAIN Sorong dapat menjadi contoh bagi unit-unit lainnya di Indonesia. Ke depan, YBM PLN juga berkomitmen untuk mendukung program-program yang lebih beragam dan semakin menyentuh masyarakat kurang mampu di Papua.
Penulis : Nir/humas
Editor : wi/humas
Intip Keseruan Videonya di sini, jangan lupa Like, Subscribe, dan Share
