BUKAN SEKADAR GELAR, 162 LULUSAN IAIN SORONG DIPERSIAPKAN MENJAWAB TANTANGAN PAPUA BARAT DAYA

HUMAS IAIN Sorong – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong mengukuhkan 162 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Tahun 2026 yang berlangsung pada Kamis, 20 Agustus 2026. Prosesi tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa, sekaligus menandai awal bagi mereka untuk memasuki fase baru dalam kehidupan profesional dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebanyak 162 wisudawan dan wisudawati yang dikukuhkan berasal dari tiga unit akademik, yakni 72 lulusan Fakultas Tarbiyah, 72 lulusan Fakultas Syariah dan Dakwah, serta 18 lulusan Pascasarjana. Wisuda tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik IAIN Sorong karena merupakan Wisuda Sarjana ke-20 dan Wisuda Pascasarjana ke-9.

Sidang Senat Terbuka secara resmi dibuka oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, selaku pimpinan sidang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Penetapan Wisudawan dan Wisudawati serta Surat Keputusan Wisudawan Terbaik tingkat fakultas dan institusi yang disampaikan oleh Wakil Rektor I, Sudirman. Selanjutnya, prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati dilakukan oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram.

Pengukuhan tersebut menjadi simbol bahwa para mahasiswa telah menyelesaikan satu tahapan penting dalam pendidikan mereka. Namun, di balik toga dan gelar akademik yang diperoleh, terdapat tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di IAIN Sorong.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, menyampaikan sejumlah perkembangan dan capaian institusi. Salah satunya adalah kepercayaan mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di IAIN Sorong. Hal tersebut menjadi bagian dari perkembangan positif institusi dalam memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap penyelenggaraan pendidikan di IAIN Sorong.

Rektor juga menyampaikan perkembangan sumber daya manusia di lingkungan IAIN Sorong, termasuk adanya dosen yang dipersiapkan untuk mencapai jenjang guru besar. Berbagai capaian tersebut menunjukkan komitmen institusi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, sumber daya manusia, dan kapasitas kelembagaan.

Capaian tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi para lulusan agar tidak berhenti pada pencapaian akademik. Setelah menyelesaikan pendidikan, mereka diharapkan mampu membawa nama baik almamater melalui karya, profesionalitas, serta kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Ia menegaskan bahwa kelulusan dari perguruan tinggi bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal bagi para sarjana untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

Menurutnya, gelar akademik harus diiringi dengan tanggung jawab untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dan kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing serta mengambil bagian dalam pembangunan Papua Barat Daya.

“Menjadi sarjana bukanlah akhir, tetapi awal untuk mengaplikasikan apa yang telah diperoleh selama kuliah dan menerapkannya kepada masyarakat,” pesan Ahmad Nausrau.

Ia juga mengingatkan bahwa kelulusan bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi membawa tanggung jawab yang lebih besar. Karena itu, para lulusan diharapkan mampu menunjukkan kualitas diri melalui karya, profesionalitas, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Wisuda Tahun 2026 juga memiliki catatan tersendiri. Dari 162 lulusan yang dikukuhkan, sebanyak 44 mahasiswa menyelesaikan studi tanpa melalui penyusunan skripsi. Hal tersebut mencerminkan perkembangan dalam sistem pendidikan tinggi yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan berdasarkan capaian pembelajaran dan kompetensi yang telah diperoleh selama masa studi.

Model penyelesaian studi tersebut menunjukkan adanya perkembangan pendekatan dalam pendidikan tinggi yang tidak semata-mata berorientasi pada produk akademik, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Kompetensi, kreativitas, kemampuan memecahkan persoalan, serta kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja menjadi aspek yang semakin penting dalam proses pendidikan.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan yang relevan dengan perkembangan masyarakat dan kebutuhan dunia profesional. Dengan demikian, proses pendidikan di perguruan tinggi dapat memberikan bekal yang lebih komprehensif bagi mahasiswa sebelum memasuki kehidupan setelah kampus.

Penguatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi salah satu pesan penting dalam rangkaian Wisuda IAIN Sorong Tahun 2026. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., yang hadir sebagai pembawa orasi ilmiah.

Dalam orasi ilmiahnya, ia menekankan pentingnya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan sosial. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk mempersiapkan generasi yang mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan bermasyarakat.

Dalam konteks perguruan tinggi keagamaan Islam, pengembangan sumber daya manusia juga tidak dapat dilepaskan dari kemampuan menjaga kehidupan sosial yang harmonis. Karena itu, moderasi beragama menjadi pesan strategis yang penting untuk diimplementasikan oleh para lulusan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Lulusan IAIN Sorong diharapkan mampu membawa nilai-nilai keagamaan yang damai, terbuka, dan menghargai perbedaan. Pesan tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan kondisi Papua Barat Daya yang memiliki keberagaman agama, budaya, bahasa, serta tradisi. Keberagaman tersebut membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu membangun komunikasi, toleransi, dan kerja sama secara konstruktif di tengah perbedaan.

Keberadaan lulusan perguruan tinggi juga memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Sumber daya manusia terdidik dibutuhkan untuk memperkuat berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, ekonomi, sosial, hingga pengembangan masyarakat. Oleh karena itu, para lulusan IAIN Sorong diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar akademik, tetapi mampu menerjemahkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama masa studi menjadi karya dan kontribusi nyata.

Para wisudawan kini memasuki fase baru sebagai bagian dari masyarakat profesional. Mereka memiliki ruang untuk mengambil peran melalui berbagai bidang, baik sebagai pendidik, tenaga profesional, peneliti, wirausahawan, maupun melalui berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Bagi IAIN Sorong, keberhasilan pendidikan pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi, tetapi juga dari sejauh mana para lulusan mampu memberikan manfaat setelah kembali ke lingkungan masing-masing. Gelar akademik merupakan capaian penting, tetapi kontribusi nyata kepada masyarakat menjadi salah satu bentuk pembuktian atas proses pendidikan yang telah ditempuh.

Pelaksanaan Sidang Senat Terbuka Wisuda Tahun 2026 juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Untuk itu, IAIN Sorong menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan, unsur pemerintah daerah, pimpinan perguruan tinggi, mitra kerja, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pihak yang telah berkenan hadir dan memberikan dukungan dalam pelaksanaan wisuda tahun ini.

Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap perjalanan pendidikan IAIN Sorong serta para lulusan yang pada hari ini resmi menyelesaikan tahapan pendidikan mereka. Dukungan tersebut turut memberikan makna tersendiri bagi pelaksanaan wisuda sebagai sebuah momentum akademik yang mempertemukan institusi, keluarga, mitra, dan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh panitia, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga wisudawan dan wisudawati yang telah berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak menjadi bagian penting sehingga pelaksanaan Wisuda Tahun 2026 dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan khidmat.

Para lulusan kini berada di gerbang perjalanan baru. Ilmu yang telah diperoleh selama berada di lingkungan akademik IAIN Sorong diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diwujudkan dalam bentuk karya, profesionalitas, dan pengabdian. Wisuda menjadi akhir dari satu tahapan pendidikan sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih luas.

Selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati IAIN Sorong Tahun 2026. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal yang bermanfaat, menjadi jalan pengabdian, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan agama.

 

Penulis : nir-kar/Humas
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *