DUA TAHUN KEPEMIMPINAN REKTOR, IAIN SORONG TEGUHKAN KOMITMEN INKLUSIVITAS DAN DAYA SAING GLOBAL

HUMAS IAIN SORONG – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong memperingati dua tahun kepemimpinan Rektor melalui kegiatan refleksi bertema “Mewujudkan IAIN Sorong sebagai Rahmatan Lil Alamin: Tabligh, Ta’awun, Amanah untuk Mutu Perguruan Tinggi.” Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, bertempat di Gedung Aula Utama IAIN Sorong.

Kegiatan refleksi ini menjadi momentum penting untuk memaparkan capaian kinerja, program strategis, serta arah pengembangan kampus ke depan. Selain itu, acara juga dirangkaikan dengan diskusi bersama serta peresmian Ruangan Lintas Iman sebagai simbol komitmen kampus terhadap keberagaman dan inklusivitas.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya yang diwakili oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi, Dra. Afika Rafika, M.Si. Walikota Sorong, Bupati Kab. Sorong, Forkopimda, Kepala Kementerian Kota dan Kab. Sorong, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Organisasi Masyarakat, Kepala Sekolah/Madrasah dan Pondok Pesantren Se-Sorong Raya, serta Sivitas akademika IAIN Sorong.

Dalam laporannya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Kelembagaan, Sudirman, memaparkan sejumlah capaian signifikan yang telah diraih. Ia menekankan peran IAIN Sorong sebagai agen rahmatan lil alamin yang diwujudkan melalui tiga pilar utama, yakni tabligh, ta’awun, dan amanah.

Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram,  dalam sambutannya menegaskan komitmen institusi terhadap nilai inklusivitas. Hal ini diwujudkan melalui rencana pembangunan rumah ibadah bagi mahasiswa non-Muslim serta penyediaan akses yang lebih luas bagi calon mahasiswa disabilitas. “Setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan,” tegasnya.

Dari sisi akademik, IAIN Sorong menunjukkan perkembangan pesat dengan rencana pembukaan dua Program Studi S1 baru, yaitu Psikologi dan Sosiologi. Selain itu, tengah dipersiapkan pula pengembangan jurusan Informatika dan Kesehatan Masyarakat. Kampus ini juga telah memiliki Program Studi S3 serta menghadirkan program baru Manajemen Bisnis Syariah yang mencatat jumlah peminat tertinggi.

Dalam rangka meningkatkan daya saing global, IAIN Sorong telah melaksanakan berbagai program internasional dan berhasil menarik mahasiswa asing dari Papua Nugini, Madagaskar, dan Nigeria. Hal ini memperkuat posisi IAIN Sorong sebagai institusi pendidikan yang berkontribusi dalam penyebaran ilmu pengetahuan di tingkat global.

Berbagai inovasi juga terus dikembangkan, di antaranya kebijakan kelulusan tanpa skripsi melalui publikasi ilmiah bereputasi nasional maupun internasional, serta penerapan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Peningkatan kinerja institusi tercatat lebih dari 100%, disertai dengan prestasi mahasiswa di kancah nasional dan internasional.

Komitmen terhadap keberagaman semakin terlihat dari meningkatnya jumlah pendaftar mahasiswa asli Papua serta diterimanya mahasiswa non-Muslim di lingkungan kampus. Untuk mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, IAIN Sorong juga telah mendirikan pusat karir bagi alumni.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dra. Afika Rafika, M.Si., menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan IAIN Sorong. Pemerintah berharap kampus ini terus meningkatkan kualitas lulusan agar mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat dan negara.

Ia juga berpesan agar IAIN Sorong terus melahirkan gagasan inovatif serta menjadi teladan dalam pengembangan nilai-nilai keislaman yang inklusif, guna mendorong kemajuan wilayah Papua di tingkat nasional maupun kawasan timur Indonesia.

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *