IAIN SORONG BANGUN SEMANGAT KERJA DAN INOVASI MELALUI PEMBINAAN SDM

HUMAS IAIN Sorong – Semangat untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan institusi menjadi pesan utama dalam kegiatan Pembinaan Kepegawaian dan Tata Kelola Sumber Daya Manusia yang diselenggarakan IAIN Sorong di Aula IAIN Sorong, Kamis (18/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh unsur sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, pejabat struktural, hingga pegawai di lingkungan IAIN Sorong.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen IAIN Sorong dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai motor penggerak kemajuan institusi. Di tengah berbagai tantangan dan perkembangan dunia pendidikan yang semakin dinamis, penguatan kapasitas pegawai dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan IAIN Sorong terus berkembang dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, dalam sambutannya mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan pekerjaan sebagai bentuk pengabdian sekaligus kontribusi nyata dalam membangun pendidikan, khususnya di Tanah Papua. Menurutnya, keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan fasilitas, tetapi juga oleh semangat, dedikasi, dan kualitas sumber daya manusia yang ada di dalamnya.

Ia menegaskan bahwa visi dan misi IAIN Sorong harus menjadi energi bersama yang mampu menggerakkan seluruh elemen kampus untuk bekerja secara sinergis, saling mendukung, dan terus berupaya memberikan kinerja terbaik sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Setiap pegawai memiliki peran penting dalam perjalanan kemajuan IAIN Sorong. Ketika kita bekerja dengan semangat yang sama dan tujuan yang sama, maka berbagai tantangan dapat dihadapi dan berbagai target institusi dapat dicapai bersama,” ungkapnya.

Untuk memberikan penguatan dan motivasi kepada peserta, IAIN Sorong menghadirkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Muhammad Zain, S.Ag., M.Ag., yang membagikan pengalaman serta pandangannya mengenai pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan birokrasi.

Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa aparatur sipil negara merupakan aset yang sangat berharga bagi sebuah institusi. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menilai sebuah lembaga dari gedung yang megah atau fasilitas yang lengkap, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tugas dan memberikan pelayanan.

Karena itu, setiap Sumber Daya Manusi (SDM) tanpa terkecuali, baik itu dosen ataupun pegawai  dituntut untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Ia juga mendorong IAIN Sorong untuk terus memperkuat kualitas program studi melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, baik perguruan tinggi maupun lembaga lain di tingkat nasional.

Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci penting dalam memperluas wawasan dan mempercepat kemajuan institusi. Kerja sama dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari pengembangan akademik, peningkatan layanan perpustakaan, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Tidak hanya itu, Muhammad Zain juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi era transformasi digital. Perkembangan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), harus dipandang sebagai peluang untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan. Oleh sebab itu, kemampuan literasi dan kemauan untuk terus belajar menjadi modal utama bagi setiap pegawai dalam menghadapi perubahan.

Suasana kegiatan semakin hidup saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan terkait pengembangan karier ASN, jabatan fungsional, hingga tugas belajar disampaikan oleh peserta. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya semangat pegawai IAIN Sorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memahami berbagai kebijakan kepegawaian.

Pada sesi tersebut, Kepala Bagian Pengadaan dan Mutasi Aparatur Sipil Negara pada Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, H. Septian Saputra, S.Kom., turut memberikan penjelasan dan penguatan terkait berbagai isu kepegawaian yang menjadi perhatian peserta.

Kegiatan pembinaan ini tidak sekadar menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan. Semangat yang terbangun selama kegiatan diharapkan mampu menjadi energi baru bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Melalui pembinaan ini, IAIN Sorong menegaskan bahwa kemajuan institusi lahir dari sumber daya manusia yang terus belajar, berinovasi, dan bekerja dengan hati. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berkembang, IAIN Sorong optimistis dapat melahirkan kinerja yang unggul serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan pendidikan di Papua dan Indonesia.

Penulis : kar/Humas

Editor  : wi/Humas

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *