
Humas IAIN Sorong – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong menerima kunjungan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Papua Barat Daya dalam rangka pelaksanaan kegiatan Evaluasi Peningkatan Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan Tinggi pada IAIN Sorong serta Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 2 November 2026, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung Rektorat IAIN Sorong.
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, Wakil Rektor II, Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik (ULA), para Dekan fakultas, Direktur Pascasarjana, para koordinator program studi, kepala unit, Satuan Pengawasan Internal (SPI), serta unsur pengelola keuangan IAIN Sorong.
Sementara itu, tim BPKP Perwakilan Provinsi Papua Barat Daya yang hadir terdiri atas Aris Yusuf selaku Wakil Penanggung Jawab, Tomy Mahardika sebagai Pengendali Teknis, Musdalifah sebagai Ketua Tim, serta Wulan Luciana Rahmad hini dan Achmad Rikza Romdhoni sebagai anggota tim.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, menyampaikan harapan agar seluruh kebutuhan data dan informasi yang diperlukan oleh tim BPKP dapat dipenuhi dengan baik oleh setiap unit terkait. Ia menegaskan bahwa IAIN Sorong berkomitmen memberikan dukungan dan menyelesaikan setiap kebutuhan yang diperlukan selama proses evaluasi berlangsung. Menurutnya, keterbukaan dalam penyediaan informasi merupakan bagian penting dari tanggung jawab institusi dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan dan akuntabel.

Dalam pemaparannya, tim BPKP menjelaskan sejumlah aspek yang menjadi fokus evaluasi, khususnya terkait peningkatan aksesibilitas pendidikan tinggi dan peningkatan kualitas pendidikan. Evaluasi ini diarahkan untuk melihat berbagai upaya serta langkah yang telah dilakukan IAIN Sorong dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan.
Pelaksanaan Evaluasi Peningkatan Aksesibilitas dan Kualitas Pendidikan Tinggi pada IAIN Sorong dijadwalkan berlangsung selama 20 hari kerja, dalam periode 26 Oktober hingga 4 Desember 2026. Selama proses tersebut, tim BPKP akan melakukan pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan melalui koordinasi dengan unit-unit terkait di lingkungan IAIN Sorong. Komunikasi dan kerja sama antara kedua pihak diharapkan dapat berjalan dengan baik sehingga seluruh tahapan evaluasi terlaksana secara efektif.
Selain evaluasi peningkatan aksesibilitas dan kualitas pendidikan, kegiatan ini juga membahas Monitoring Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Tahun 2025. Terkait hal tersebut, Luluk Suryani selaku Sekretaris SPI IAIN Sorong menegaskan bahwa IAIN Sorong telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi dalam Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) Tahun 2025. Hal ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen institusi dalam memperbaiki tata kelola serta memastikan setiap rekomendasi hasil pemeriksaan mendapatkan perhatian dan penyelesaian sebagaimana mestinya.


Melalui kegiatan evaluasi dan monitoring ini, IAIN Sorong terus memperkuat komitmen untuk membangun tata kelola perguruan tinggi yang baik, transparan, dan bertanggung jawab. Sinergi bersama BPKP diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pengawasan, tetapi juga memberikan dorongan bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan, penguatan akuntabilitas, serta terwujudnya prinsip Good Governance di lingkungan IAIN Sorong.
Dengan semangat keterbukaan dan kerja sama seluruh unsur institusi, IAIN Sorong berupaya menjadikan setiap proses evaluasi sebagai kesempatan untuk berbenah, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan pendidikan tinggi yang semakin berkualitas bagi masyarakat, khususnya di Papua Barat Daya.
Penulis : kar/Humas
Editor : wi/Humas