IAIN SORONG LEPAS 86 MAHASISWA PPL, BEKALI INTEGRITAS, KOMPETENSI, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI AI

Humas IAIN Sorong – Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Syariah dan Dakwah IAIN Sorong Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan pembekalan dan pelepasan mahasiswa yang berlangsung di Gedung Aula Utama IAIN Sorong, Selasa (30/6/2026).

Sebanyak 86 mahasiswa akan diterjunkan ke 43 titik lokasi PPL yang tersebar di berbagai wilayah di Papua Barat Daya dan Papua Barat, mulai dari Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Sorong Selatan, hingga Fakfak sebagai lokasi penempatan terjauh.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan institut yakni Rektor, Dekan Fakultas Syariah dan Dakwah, Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II Fakultas Syariah dan Dakwah, para dosen pembimbing, ketua jurusan, koordinator program studi, serta seluruh mahasiswa peserta PPL.

Ketua Panitia PPL, Abdul Rahman,  dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen pembimbing yang telah berkomitmen mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan PPL.

Ia menjelaskan bahwa penyebaran mahasiswa ke 43 lokasi diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang beragam sesuai karakteristik masing-masing instansi.

Menurutnya, pembekalan yang diberikan tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi bekal penting untuk mengasah kemampuan, keterampilan, dan kesiapan mahasiswa sebelum terjun langsung ke dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat.

Dekan Fakultas Syariah dan Dakwah, Surahman Amin, menegaskan bahwa PPL merupakan bagian penting dari implementasi ilmu yang telah dipelajari mahasiswa selama enam semester.

Ia mengingatkan bahwa dinamika sosial di lingkungan kampus akan sangat berbeda dengan kondisi di lapangan. Karena itu, mahasiswa diminta menjaga etika, menjunjung tinggi integritas, bersikap rendah hati, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam tim.

Selain itu, Dekan juga menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang harus dipahami sebagai peluang untuk meningkatkan kompetensi. Mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut secara bijaksana guna mendukung kualitas kerja dan pelayanan di lokasi PPL.

Sementara itu, Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, dalam sambutannya mengawali penyampaian pesan dengan mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan PPL.

Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut merupakan wahana implementasi teori ke dalam praktik nyata di berbagai instansi. Oleh sebab itu, para dosen pembimbing diminta terus mengawal dan memonitor perkembangan mahasiswa agar pelaksanaan PPL berjalan sesuai tujuan. Di lokasi penempatan, mahasiswa akan dibiasakan bekerja sebagaimana pegawai pada instansi mitra sehingga memperoleh pengalaman profesional sejak dini.

Rektor juga menyampaikan pesan Menteri Agama agar mahasiswa IAIN Sorong tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi cendekiawan yang memiliki kapasitas kepemimpinan keagamaan di tengah masyarakat.

Mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan, termasuk memimpin salat dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial.

Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh peserta menjaga nama baik almamater, panitia, dan institusi selama mengikuti PPL. Pada kesempatan tersebut, Rektor secara resmi melepas mahasiswa peserta PPL Fakultas Syariah dan Dakwah Tahun 2026.

 

Penulis : nir/Humas
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *