
HUMAS IAIN Sorong — Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Sorong terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan memperkuat budaya mutu pendidikan di lingkungan kampus. Melalui pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), LPM memastikan seluruh proses pendidikan berjalan sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDT).
Salah satu program utama yang dijalankan LPM adalah penerapan siklus PPEPP, meliputi Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan mutu yang dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun. Selain itu, LPM juga aktif melakukan pendampingan akreditasi terhadap program studi yang sedang menghadapi proses akreditasi, di antaranya Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), Ekonomi Syariah (ES), serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan.


LPM juga terus mendorong terbentuknya budaya mutu bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan IAIN Sorong. Dalam mendukung penguatan tata kelola akademik, LPM tengah mempersiapkan proses peralihan BKD Sister sesuai Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kewajiban Pemutakhiran Data Mandiri Dosen pada aplikasi Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi. Selain itu, pengelolaan subdomain email dan media sosial LPM juga diupayakan sebagai sarana diseminasi informasi mutu kepada civitas akademika.
Sekretaris LPM, Andi Ahriani, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendukung kinerja Ketua dan Kepala Pusat LPM melalui penguatan administrasi, keuangan, serta ketenagaan. Ia juga telah menyusun siklus dan timeline kegiatan LPM selama satu tahun penuh, mulai Januari hingga Desember, guna memastikan seluruh program berjalan terarah dan sesuai target.
“Setiap kegiatan memiliki penanggung jawab, jadwal pelaksanaan yang mengikuti kalender akademik, serta target capaian yang harus dipenuhi agar siklus mutu tetap berjalan optimal,” ujarnya.

Meski demikian, LPM masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia. Saat ini masih terdapat dua posisi koordinator pusat yang belum terisi, padahal struktur ideal LPM mencakup empat koordinator pusat, yaitu bidang Pengembangan Mutu, Audit dan Pengendalian Mutu, Akreditasi dan Sertifikasi, serta Ketenagaan.
Menurut Andi Ahriani, kondisi tersebut tidak dijadikan hambatan dalam menjalankan tugas. Tim yang ada tetap berupaya memaksimalkan kemampuan melalui pola kerja kolaboratif, pembagian tugas yang intensif, serta komunikasi dan koordinasi yang kuat antaranggota tim.
“Kami berusaha memaksimalkan SDM yang ada dengan saling mendukung dan berbagi tugas untuk menjaga siklus SPMI dan budaya mutu tetap berjalan,” ungkapnya.
Melalui semangat kolaborasi dan komitmen yang terus dijaga, LPM IAIN Sorong optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus demi mendukung tercapainya visi dan misi institusi.
Penulis : nir-kar/Humas
Editor : wi/Humas