MAHASISWA IAIN SORONG RAIH JUARA DI LOMBA DEBAT KEBANGSAAN

HUMAS IAIN Sorong — Kabar membanggakan kembali datang dari mahasiswa IAIN Sorong. Dua mahasiswa dari Fakultas Syariah berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Debat Kebangsaan yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke-36 Korem 181/PVT. Selasa, 12.05.2026

Mahasiswa tersebut adalah Jaka Maulana R dari Program Studi Hukum Keluarga semester 6 dan Isti Nur Laili Sanggel dari Program Studi Ekonomi Syariah semester 8. Dalam perlombaan tersebut, keduanya didampingi oleh dosen pembimbing, Udin Latif.

Prestasi ini terasa semakin spesial karena menjadi pengalaman pertama bagi kedua mahasiswa tersebut mengikuti lomba debat bertema kebangsaan. Meski dengan persiapan yang terbilang singkat, mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga berhasil melaju ke babak final dan membawa pulang juara.

Saat diwawancarai Tim HUMAS IAIN Sorong, Udin Latif mengaku bangga dengan pencapaian mahasiswanya. Menurutnya, hasil yang diraih menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Sorong memiliki potensi besar untuk bersaing dalam ajang akademik maupun non-akademik.

“Ini pencapaian yang luar biasa karena mereka baru pertama kali ikut lomba debat, tetapi bisa langsung masuk final dan meraih juara. Dengan persiapan yang cukup singkat, hasil ini tentu sangat membanggakan,” ungkapnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Jaka Maulana R dan Isti Nur Laili Sanggel. Keduanya mengaku senang sekaligus bangga karena mendapatkan pengalaman baru yang sangat berharga selama mengikuti perlombaan tersebut. Meski sempat merasa tertekan karena ini menjadi lomba debat pertama mereka, dukungan dan arahan dari dosen pembimbing membuat mereka mampu saling menguatkan hingga tampil percaya diri.

Bagi mereka, mengikuti lomba debat bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk membawa nama baik kampus. Karena itu, selama persiapan mereka banyak berdiskusi, bertukar pikiran, dan menyamakan persepsi agar bisa membangun kekompakan dalam tim.

Isti Nur Laili Sanggel menceritakan bahwa komunikasi menjadi salah satu kunci utama mereka selama proses persiapan. Mulai dari berbagi materi, latihan bersama, hingga saling mendukung di tengah kesibukan perkuliahan dilakukan demi memberikan hasil terbaik dalam lomba tersebut.

Sementara itu, Jaka Maulana R,  merasa pengalaman mengikuti debat kebangsaan memberinya kesempatan untuk lebih berkembang dan memperluas relasi. Ia mengaku senang bisa bertemu dan berdiskusi dengan mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Sorong.

Keduanya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada dosen pendamping yang terus memberikan motivasi dan arahan selama proses persiapan hingga perlombaan berlangsung. Menurut mereka, dukungan tersebut menjadi penyemangat tersendiri dalam menghadapi setiap tantangan selama lomba. Jaka dan Isti juga berharap pencapaian yang mereka raih dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengikuti lomba debat maupun kompetisi lainnya sebagai wadah menunjukkan kemampuan diri. Bahkan, Jaka berharap ke depannya dapat dibentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang secara khusus mewadahi mahasiswa yang memiliki minat dan ketertarikan dalam bidang debat.

Di sisi lain, Udin Latif berharap kegiatan seperti lomba debat dapat terus mendapat perhatian dan dukungan dari pihak kampus. Menurutnya, ajang seperti ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan diri mahasiswa, tetapi juga media positif untuk memperkenalkan IAIN Sorong kepada masyarakat luas.

Prestasi yang diraih Jaka dan Isti menjadi bukti bahwa mahasiswa IAIN Sorong mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai ajang. Dengan semangat dan pengalaman yang telah diperoleh, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang berani mencoba, berkembang, dan membawa nama baik kampus di tingkat yang lebih luas.

Penulis : kar/Humas

Editor  : wi/Humas

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *