MAHASISWA KPI IAIN SORONG TEMBUS PROGRAM INTERNASIONAL SINGAPURA–MALAYSIA

HUMAS IAIN Sorong — Semangat untuk terus berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat internasional kembali ditunjukkan oleh mahasiswa IAIN Sorong. Tiga mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), yakni Juleo Putra semester 2, Nasrun Faqih P semester 4, dan Awwar Kahfi semester 4, berhasil lolos dalam program International Yacht Exchange Singapura–Malaysia setelah melewati berbagai tahapan seleksi tingkat nasional yang diikuti peserta dari seluruh Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian membanggakan, tidak hanya bagi kampus, tetapi juga bagi Papua Barat Daya. Program internasional ini dikenal sebagai wadah pertukaran budaya, pengembangan kepemimpinan, serta diskusi isu-isu global yang mempertemukan generasi muda dari berbagai daerah dan latar belakang.

Saat diwawancarai tim HUMAS IAIN Sorong, Awwar Kahfi mengaku awal ketertarikannya mengikuti program tersebut berawal dari informasi yang ia temukan melalui media sosial dan rekomendasi teman yang pernah mengikuti kegiatan serupa sebelumnya.

“Awalnya kami tertarik karena ingin mencoba pengalaman baru dan melihat langsung bagaimana program internasional itu berjalan. Tapi lebih dari itu, kami juga ingin membuktikan bahwa mahasiswa Papua Barat Daya mampu bersaing di tingkat internasional,” ungkapnya.

Dalam proses seleksi, para peserta harus bersaing dengan mahasiswa dan pelajar dari berbagai universitas di Indonesia dengan rentang usia peserta mulai dari 16 hingga 30 tahun. Mereka ditantang untuk membahas berbagai isu global, termasuk Sustainable Development Goals (SDGs), serta menyampaikan solusi terhadap persoalan internasional maupun daerah.

Bagi ketiga mahasiswa tersebut, proses seleksi bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang belajar yang melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, diplomasi, hingga kerja sama lintas budaya. Pengalaman itu menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk terus berkembang.

Nasrun Faqih P menilai program pertukaran internasional sangat penting bagi mahasiswa karena membuka kesempatan untuk belajar langsung dari lingkungan baru dan memperluas wawasan global.

“Program seperti ini membuat kita lebih percaya diri untuk tampil dan berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai daerah bahkan negara. Kita jadi belajar banyak hal baru yang mungkin tidak didapatkan di ruang kelas,” jelasnya.

Selain menjadi pengalaman berharga, program ini juga dianggap mampu membangun kepercayaan diri generasi muda Papua agar lebih berani menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional maupun internasional. Mereka berharap semakin banyak mahasiswa Papua Barat Daya yang tertarik memanfaatkan peluang serupa di masa mendatang.

Sebagai perwakilan kampus dan daerah, ketiga mahasiswa tersebut juga membawa misi besar untuk memperkenalkan Papua kepada dunia internasional. Mereka ingin menunjukkan bahwa generasi muda Papua memiliki potensi, semangat, dan kemampuan untuk bersaing di berbagai bidang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa Papua juga bisa berprestasi dan tampil di tingkat internasional. Ini bukan hanya tentang kami pribadi, tetapi juga tentang membawa nama baik IAIN Sorong dan Papua Barat Daya,” ujar Juleo Putra.

Tidak berhenti sampai di situ, mereka juga berencana membagikan pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama program melalui diskusi maupun kegiatan berbagi motivasi bersama mahasiswa lain di kampus. Mereka berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mencoba kesempatan yang lebih luas.

Di balik pencapaian tersebut, ketiganya juga berharap adanya dukungan dari berbagai pihak baik dukungan moril ataupun lainnya agar mereka dapat menjalani program internasional ini dengan baik. Mereka menyadari bahwa kesempatan tersebut bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama IAIN Sorong dan Papua Barat Daya di kancah internasional.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan keberanian mencoba, semangat belajar, dan tekad untuk berkembang, mahasiswa daerah pun mampu menembus ruang-ruang internasional dan membawa cerita perjuangan yang membanggakan.

 

Penulis : nir-kar/Humas

Editor  : wi/Humas

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *