
HUMAS IAIN SORONG – Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) IAIN Sorong kembali menjadi momentum penting dalam menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Mengusung tema “Dari Kampus untuk Papua: Membentuk Mahasiswa Berintegritas, Berdaya Saing, dan Peduli Sesama,” kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pengenalan lingkungan kampus, tetapi juga ruang pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai akademik bagi generasi muda Papua yang akan menempuh pendidikan tinggi di IAIN Sorong.
Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Gedung Aula IAIN Sorong ini secara resmi telah dibuka pada Jumat, 21 Agustus 2026, dan berlanjut pada Senin, 24 Agustus 2026, sebagai hari pertama pelaksanaan materi inti PBAK. Antusiasme mahasiswa baru terlihat sejak awal kegiatan, di mana peserta mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian dan semangat untuk mengenal lebih dekat kehidupan akademik di kampus.
Sebagai gerbang awal memasuki dunia perguruan tinggi, PBAK dirancang untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada mahasiswa mengenai sistem pendidikan, budaya akademik, pemanfaatan teknologi informasi, layanan kemahasiswaan, hingga penguatan karakter di era digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami aturan dan tata kelola kampus, tetapi juga memiliki kesiapan mental, intelektual, dan sosial dalam menjalani proses pendidikan.

Materi pertama disampaikan oleh Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, yang membawakan tema mengenai sistem akademik, visi dan misi institusi, serta budaya akademik kampus. Dalam pemaparannya, Rektor mengajak mahasiswa baru untuk memahami bahwa perguruan tinggi bukan hanya tempat memperoleh ilmu pengetahuan, melainkan ruang untuk membangun karakter, memperluas wawasan, dan menyiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Rektor juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama menjalani kehidupan akademik. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang diharapkan mampu membawa semangat kemajuan, khususnya bagi pembangunan Papua Barat Daya dan Indonesia secara umum.
Setelah sesi bersama Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan materi dari Erwinestri Hanidar N.A. bersama Tim Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD). Pada sesi ini, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai layanan teknologi informasi yang tersedia di IAIN Sorong, mulai dari sistem akademik, pengelolaan data mahasiswa, hingga pemanfaatan teknologi digital yang mendukung proses perkuliahan.


Pengenalan terhadap sistem teknologi informasi menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas akademik mahasiswa di era digital. Dengan memahami penggunaan layanan kampus berbasis teknologi sejak awal, mahasiswa diharapkan dapat lebih mudah mengakses informasi, mengelola administrasi akademik, serta memanfaatkan berbagai fasilitas digital secara optimal.
Materi berikutnya disampaikan oleh Nasaruddin, yang membahas tentang pendataan dan pengelolaan basis data mahasiswa, sekaligus memberikan sosialisasi mengenai berbagai program beasiswa yang dapat dimanfaatkan selama masa studi. Informasi ini mendapat perhatian besar dari peserta, mengingat beasiswa menjadi salah satu dukungan penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan mahasiswa.
Tidak hanya fokus pada aspek akademik, PBAK IAIN Sorong juga memberikan perhatian terhadap kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia digital. Untuk itu, KASUBDIT JATANRAS Polda Papua Barat Daya, AKBP Andri Yusuf, S.I.K., M.H., hadir memberikan materi mengenai literasi digital, keamanan siber, dan etika bermedia sosial.
Dalam pemaparannya, mahasiswa diajak untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital, memahami berbagai potensi ancaman di ruang siber, serta membangun budaya bermedia sosial yang santun, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai etika. Materi ini dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana teknologi dan media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa.
Seluruh rangkaian materi berlangsung secara interaktif. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdialog, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pandangan dengan para pemateri. Suasana yang hangat dan komunikatif membuat kegiatan berjalan dengan dinamis, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa baru dengan sivitas akademika IAIN Sorong.
PBAK IAIN Sorong masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan dengan berbagai kegiatan yang tidak kalah menarik dan bermanfaat. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga akan mengikuti agenda kebersamaan seperti senam bersama, bakti sosial di lingkungan kampus, serta berbagai aktivitas yang bertujuan menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial.

Melalui PBAK ini, IAIN Sorong menunjukkan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kecakapan digital, daya saing, serta kepedulian terhadap sesama. Semangat “Dari Kampus untuk Papua” menjadi pengingat bahwa pendidikan tinggi memiliki peran penting dalam melahirkan generasi muda yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah, bangsa, dan kemanusiaan.
Dengan bekal pengetahuan, nilai, dan pengalaman yang diperoleh selama PBAK, mahasiswa baru diharapkan dapat memulai perjalanan akademiknya dengan semangat yang tinggi, penuh tanggung jawab, serta siap menjadi bagian dari keluarga besar IAIN Sorong yang terus tumbuh dan berkarya untuk Papua dan Indonesia.
Penulis : kar/Humas
Editor : wi/Humas