PRODI BIMBINGAN PENYULUHAN ISLAM IAIN SORONG PERKUAT PERAN SEBAGAI AGEN MODERASI BERAGAMA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PAPUA

Ketua Program Studi BPI IAIN Sorong Masseni

Humas IAIN Sorong – Program Studi (Prodi) Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) Institut Agama Islam Negeri Sorong terus memperkuat posisinya sebagai salah satu program studi yang memiliki peran strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat Papua Barat Daya. Tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten di bidang penyuluhan keagamaan, BPI juga diarahkan menjadi pusat pengembangan konselor profesional yang mampu bekerja di tengah masyarakat multikultural dengan menjunjung tinggi nilai moderasi beragama.

Ketua Program Studi BPI IAIN Sorong Masseni menjelaskan bahwa keberadaan BPI memiliki keunggulan tersendiri karena mahasiswa dipersiapkan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat yang memiliki latar belakang budaya, bahasa, suku, dan agama yang beragam. Kondisi tersebut menjadi laboratorium sosial yang kaya bagi mahasiswa dalam memahami praktik moderasi beragama sekaligus mengembangkan kemampuan konseling yang relevan dengan karakter masyarakat Papua.

Dalam pengembangannya, Prodi BPI telah menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan masyarakat melalui penerapan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan kearifan lokal Papua. Selain menguatkan aspek keislaman, kurikulum juga mengakomodasi pendekatan psikologi, konseling, teknologi digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

Konsep pendidikan inklusif juga menjadi identitas Prodi BPI IAIN Sorong. Mahasiswa dari berbagai latar belakang agama maupun suku dapat mengikuti pendidikan di program studi ini sebagai bagian dari upaya membangun ruang akademik yang menghargai keberagaman. Menurut Masseni, pendekatan tersebut menjadi implementasi nyata moderasi beragama yang selama ini menjadi salah satu karakter pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.

Di bidang pengabdian masyarakat, mahasiswa dan dosen BPI aktif melaksanakan penelitian, praktik penyuluhan, serta pendampingan di berbagai komunitas, mulai dari kampung adat, majelis taklim hingga organisasi kemasyarakatan. Aktivitas tersebut tidak hanya memperkuat kompetensi akademik mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam penyelesaian persoalan sosial, pendidikan, dan keagamaan di tengah masyarakat Papua Barat Daya.

Ke depan, Masseni berharap Prodi BPI IAIN Sorong menargetkan diri menjadi rujukan pengembangan pendidikan bimbingan dan penyuluhan Islam berbasis kearifan lokal di Tanah Papua. Melalui penguatan kualitas kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, perluasan jejaring kemitraan, serta pengembangan laboratorium konseling, program studi ini optimistis mampu menghasilkan lulusan yang profesional sekaligus berkontribusi bagi pembangunan masyarakat yang harmonis dan inklusif.

 

Penulis : Nir/ Humas
Editor : WI / Humas
Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *