
HUMAS IAIN Sorong – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Dr. Suparto Iribaram, S.Sos., M.A., menyatakan komitmennya untuk terus mendukung penyelenggaraan Kemah Lomba Pramuka Tingkat Penegak se-Papua Barat Daya sebagai agenda tahunan kampus. Komitmen tersebut disampaikan saat penutupan Kemah Lomba Perebutan Piala Bergilir Rektor IAIN Sorong yang berlangsung di kampus IAIN Sorong, Ahad, 1 November 2026.
Dalam keterangannya, Suparto menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan salah satu wadah positif untuk membina generasi muda. Melalui kegiatan ini, para pelajar dapat mengembangkan kedisiplinan, membangun kebersamaan, menumbuhkan sikap toleransi, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.
Menurutnya, kemah lomba ini tidak sekadar menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dan memperebutkan prestasi, tetapi juga menjadi ruang pertemuan bagi pelajar dari berbagai daerah dan latar belakang agama. Interaksi selama kegiatan diharapkan dapat mempererat hubungan persaudaraan, membangun sikap saling menghargai, serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, mereka dipertemukan dalam satu ruang tanpa adanya sekat perbedaan. Mereka belajar saling memahami, berkolaborasi, dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Suparto juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan program Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan moderasi beragama dan kepedulian terhadap lingkungan melalui penerapan nilai-nilai ekoteologi. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai tersebut ke dalam kegiatan kepramukaan, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman berorganisasi dan keterampilan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga alam serta menghormati keberagaman.
Terkait pelaksanaan kegiatan tahun ini, ia mengungkapkan bahwa antusiasme sekolah cukup tinggi. Berdasarkan laporan panitia, sekitar 30 sekolah sempat mendaftarkan diri untuk berpartisipasi. Namun, karena keterbatasan anggaran dan kesiapan finansial masing-masing sekolah, hanya 10 sekolah yang akhirnya dapat mengikuti kegiatan secara langsung.
Meski jumlah sekolah yang berpartisipasi belum sesuai dengan harapan awal, Suparto tetap menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir. Ia juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa IAIN Sorong yang terlibat sebagai panitia karena telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan, mulai dari tahap perencanaan hingga penutupan. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menjadi penghalang untuk menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, selama seluruh pihak memiliki kemauan dan semangat untuk bekerja bersama.
Lebih lanjut, IAIN Sorong berencana mengembangkan penyelenggaraan kemah lomba ini agar dapat menjangkau lebih banyak sekolah dari berbagai wilayah di Papua Barat Daya. Upaya tersebut akan dilakukan melalui komunikasi dan koordinasi dengan pengurus Gerakan Pramuka di tingkat daerah maupun nasional, serta pemerintah daerah guna memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan pada tahun-tahun mendatang.
“Kami akan berupaya mempersiapkan kegiatan ini lebih matang agar dapat melibatkan lebih banyak sekolah. Bahkan, kami berencana membuka jangkauan ke beberapa daerah di Papua Barat Daya,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak selalu diukur dari kesempurnaan pelaksanaannya. Keberanian untuk memulai, kemauan untuk bekerja sama, serta kesungguhan seluruh pihak dalam mewujudkan kegiatan tersebut juga merupakan bagian penting dari sebuah keberhasilan. Karena itu, berbagai kekurangan yang ditemukan selama penyelenggaraan tahun ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pada pelaksanaan berikutnya.
Suparto menegaskan bahwa meskipun IAIN Sorong memiliki keterbatasan dalam penganggaran dan harus membagi perhatian dengan berbagai program prioritas lainnya, kegiatan Kemah Lomba Pramuka tetap memperoleh dukungan dari unsur pimpinan kampus. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen institusi dalam mendorong kegiatan positif yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar, berkembang, dan membangun jejaring persaudaraan.
Melalui komitmen menjadikan kemah lomba ini sebagai agenda tahunan, IAIN Sorong berharap kegiatan kepramukaan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi pelajar di Papua Barat Daya. Lebih dari sekadar pertemuan dan perlombaan, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembentukan karakter yang menanamkan nilai kedisiplinan, toleransi, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun, IAIN Sorong ingin terus mengambil bagian dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta mampu menjadi pemimpin masa depan yang membawa kebaikan bagi masyarakat.
Penulis : Rahman/KPI 2025 / Humas
Editor : wi/Humas