REKTOR IAIN SORONG TUTUP PEMBEKALAN KKN 2026, TEKANKAN KEKOMPAKAN DAN ADAPTASI DI MASYARAKAT

HUMAS IAIN Sorong – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Suparto Iribaram, secara resmi menutup kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 yang berlangsung pada Jumat, 23 Oktober 2026, di Gedung Aula IAIN Sorong. Dalam arahannya, Rektor mengingatkan mahasiswa agar mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama pembekalan, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menjaga kekompakan selama menjalankan pengabdian di lokasi KKN.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor II IAIN Sorong, Muh. Rusdi Rasyid, Ketua Panitia KKN Tahun 2026, Hermanto, para panitia pembekalan, serta tamu undangan dari unsur pimpinan dan dosen IAIN Sorong. Kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir persiapan mahasiswa sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian yang telah ditentukan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia KKN Tahun 2026, Hermanto, berharap seluruh mahasiswa dapat memahami dengan baik materi yang telah disampaikan selama pembekalan. Ia menekankan bahwa berbagai pengetahuan yang diperoleh hendaknya tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat diamalkan dan diterapkan secara nyata ketika mahasiswa berada di lokasi KKN maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

Hermanto juga menjelaskan bahwa pada hari yang sama dilaksanakan pelepasan mahasiswa KKN. Waktu keberangkatan setiap rombongan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing lokasi penempatan. Pada pelaksanaan KKN tahun ini, mahasiswa ditempatkan di enam posko di Raja Ampat, tiga posko di Kota Sorong, dan sebelas posko di Kabupaten Sorong. Pembagian tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan setiap wilayah agar pelaksanaan program pengabdian dapat berjalan secara terarah.

Pada kesempatan tersebut, Hermanto turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia Pembekalan KKN Tahun 2026 yang telah setia mendampingi dan mendukung pelaksanaan kegiatan sejak awal hingga akhir. Menurutnya, dukungan, kerja sama, dan komitmen seluruh panitia menjadi bagian penting dalam menyukseskan rangkaian pembekalan. Ia berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama kegiatan dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan program KKN.

Memasuki agenda penutupan, Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, menyampaikan bahwa mahasiswa telah menerima berbagai materi sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan masyarakat secara langsung. Menurutnya, keberhasilan KKN tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mahasiswa dalam menjalankan program kerja, tetapi juga oleh cara mereka memahami kondisi sosial, membangun komunikasi, dan menempatkan diri di lingkungan tempat pengabdian.

Rektor mengingatkan mahasiswa agar hadir di tengah masyarakat dengan sikap terbuka dan rendah hati. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak semata-mata datang untuk melaksanakan program yang telah direncanakan, tetapi juga perlu menunjukkan keinginan untuk belajar bersama masyarakat. Dengan membangun hubungan yang baik, mahasiswa diharapkan dapat memahami kebutuhan warga sekaligus menciptakan suasana pengabdian yang saling mendukung.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap lokasi KKN memiliki tantangan tersendiri sehingga mahasiswa perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai situasi di lapangan. Kehadiran mahasiswa akan meninggalkan kesan bagi masyarakat. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menjaga sikap, tutur kata, dan perilaku agar dapat mencerminkan nilai-nilai akademik serta nama baik IAIN Sorong.

Selain kemampuan beradaptasi, Rektor menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan komunikasi di dalam kelompok. Kesalahpahaman atau miskomunikasi antarpeserta dapat berdampak pada pelaksanaan program kerja yang telah direncanakan. Karena itu, mahasiswa perlu membangun kerja sama, saling menghargai pendapat, dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang baik agar setiap kegiatan dapat berjalan sesuai tujuan.

Rektor turut mengingatkan bahwa seluruh mahasiswa harus menjaga kedisiplinan dan bertanggung jawab atas perilaku selama mengikuti KKN. Apabila terdapat peserta yang terbukti melakukan pelanggaran, peringatan akan diberikan sesuai dengan ketentuan dan konsekuensi yang berlaku. Pesan tersebut disampaikan agar mahasiswa senantiasa menjaga integritas, menaati aturan, serta menjalankan amanah pengabdian dengan sungguh-sungguh.

Di akhir arahannya, Suparto Iribaram berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga kesehatan selama menjalankan KKN. Kondisi fisik yang baik menjadi salah satu faktor penting agar mahasiswa dapat melaksanakan berbagai kegiatan dan menyesuaikan diri dengan situasi di lokasi penempatan. Ia berharap seluruh peserta dapat menjalani masa pengabdian dengan lancar, menjaga keselamatan, dan saling memperhatikan satu sama lain.

Dengan berakhirnya kegiatan pembekalan, mahasiswa KKN IAIN Sorong Tahun 2026 diharapkan semakin siap menghadapi dinamika kehidupan masyarakat dengan bekal ilmu, sikap, dan keterampilan yang telah diperoleh. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh panitia yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan ini. Melalui semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial, pelaksanaan KKN diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan akademik mahasiswa, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata serta meninggalkan kesan positif bagi masyarakat.

 

Penulis : kar/Humas
Editor  : wi/Humas

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *