SPI IAIN SORONG PERKUAT TATA KELOLA MELALUI PELATIHAN LPJ DAN SPIP

HUMAS IAIN Sorong – Komitmen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel kembali ditunjukkan melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh Satuan Pengawas Internal (SPI) IAIN Sorong. Pada Rabu (24/6/2026), SPI IAIN Sorong menggelar kegiatan Peningkatan Pemahaman Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Perjalanan Dinas dan Implementasi Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) yang diikuti oleh sivitas akademika melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan IAIN Sorong, khususnya dalam aspek administrasi keuangan dan pengendalian internal. Di tengah tuntutan tata kelola institusi yang semakin kompleks, pemahaman yang baik mengenai pertanggungjawaban penggunaan anggaran serta pengendalian risiko menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Dalam kesempatan tersebut, SPI IAIN Sorong menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kompetensi pegawai dalam menyusun Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) perjalanan dinas yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP).

Melalui kegiatan ini, seluruh unit kerja diharapkan mampu melaksanakan administrasi dan pengelolaan keuangan secara lebih tertib, efektif, dan akuntabel. LPJ perjalanan dinas tidak hanya dipandang sebagai dokumen administratif semata, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban atas penggunaan anggaran negara yang harus disusun secara benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, penerapan sistem pengendalian internal dinilai memiliki peran penting dalam meminimalkan kesalahan administrasi, mencegah potensi penyimpangan, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Dengan pemahaman yang memadai, setiap pegawai diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional dan penuh integritas.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada berbagai aspek penting yang mendukung terwujudnya tata kelola administrasi yang transparan dan akuntabel. Pembahasan mencakup tata cara penyusunan LPJ perjalanan dinas sesuai regulasi, kelengkapan dokumen pertanggungjawaban, identifikasi risiko dalam pengelolaan administrasi dan keuangan, penerapan unsur-unsur SPIP, hingga strategi pengendalian yang dapat diterapkan pada masing-masing unit kerja.

Untuk memperkaya wawasan peserta, SPI IAIN Sorong menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang audit serta tata kelola institusi, yaitu Syarif Syahrir Malle. Ia merupakan Intern Auditor SPI PTKIN, Konsultan Partner KJA, Tenaga Ahli KAP, sekaligus ASN pada UIN Alauddin Makassar yang saat ini bertugas sebagai Koordinator Pengawas Tata Kelola, Risiko, dan Kepatuhan pada SPI UIN Alauddin Makassar.

Dalam pemaparannya, Syarif Syahrir Malle menjelaskan berbagai materi penting terkait regulasi inti perjalanan dinas, evolusi kematangan administrasi perjalanan dinas, ekosistem peran antara auditor dan auditee, serta berbagai strategi penguatan sistem pengendalian internal yang dapat diterapkan dalam pengelolaan organisasi modern.

Materi yang disampaikan mendapat perhatian besar dari para peserta karena tidak hanya membahas aspek teoritis, tetapi juga memberikan gambaran praktis mengenai tantangan yang sering dihadapi dalam proses administrasi dan pengawasan. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan tingginya antusiasme peserta untuk memahami lebih dalam tata kelola administrasi yang baik dan sesuai ketentuan.

SPI IAIN Sorong berharap setelah kegiatan ini seluruh unit kerja mampu meningkatkan kualitas penyusunan LPJ perjalanan dinas sehingga lebih tertib, lengkap, dan sesuai regulasi. Di sisi lain, kesadaran terhadap pentingnya pengendalian internal juga diharapkan semakin tumbuh sehingga berbagai risiko administrasi maupun pengelolaan keuangan dapat diminimalkan secara optimal.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan IAIN Sorong dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. Penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui kegiatan edukatif semacam ini diyakini menjadi fondasi penting dalam mendukung terciptanya tata kelola perguruan tinggi yang sehat dan berdaya saing.

 

Penulis : kar/Humas
Editor  : wi/Humas

 

Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *