SUARA MAHASISWA, LUHUR EKA WIDODO TERPILIH PIMPIN HMPS TIPA

HUMAS IAIN Sorong — Proses regenerasi kepemimpinan mahasiswa kembali berlangsung di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong. Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (TIPA) menggelar pemilihan Ketua HMPS pada Kamis, 13 Agustus 2026, di Aula Fakultas Tarbiyah, Kampus IAIN Sorong.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIT tersebut diikuti oleh mahasiswa Program Studi TIPA serta dihadiri Ketua DEMA Institusi IAIN Sorong, perwakilan DEMA Fakultas Tarbiyah, SEMA Fakultas Tarbiyah, dan dua kandidat Ketua HMPS TIPA. Sebanyak 11 mahasiswa TIPA turut mengambil bagian dalam proses pemilihan tersebut.

Dua mahasiswa semester 3 maju sebagai kandidat Ketua HMPS TIPA, yakni Luhur Eka Widodo dan Siti Aulia Ngilitibun. Keduanya mengikuti proses pemilihan sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan organisasi mahasiswa sekaligus memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menentukan sosok yang akan membawa HMPS TIPA ke depan.

Pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting yang diikuti mahasiswa yang memiliki hak suara. Setelah seluruh suara dihitung, Luhur Eka Widodo memperoleh 9 suara dan ditetapkan sebagai Ketua HMPS TIPA terpilih. Sementara itu, Siti Aulia Ngilitibun memperoleh suara lainnya dalam proses pemilihan tersebut.

Rangkaian pemilihan berlangsung secara tertib dan demokratis. Mulai dari pemungutan suara, penghitungan, hingga penetapan hasil, seluruh tahapan berjalan lancar dalam suasana yang kondusif.

Terpilihnya Luhur Eka Widodo menjadi bagian dari estafet kepemimpinan mahasiswa di Program Studi TIPA. Amanah tersebut diharapkan dapat menjadi ruang baginya bersama kepengurusan HMPS untuk menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan mahasiswa, baik dalam bidang akademik maupun organisasi, kreativitas, serta kegiatan kemahasiswaan lainnya.

Lebih dari sekadar menentukan seorang ketua, proses pemilihan ini menjadi pembelajaran bagi mahasiswa mengenai pentingnya partisipasi, tanggung jawab, dan keberanian mengambil peran dalam organisasi. Mekanisme demokratis yang dijalankan juga menjadi bagian dari proses mahasiswa belajar menentukan arah organisasi berdasarkan pilihan bersama.

Dengan berakhirnya proses pemilihan, estafet kepemimpinan HMPS TIPA kini berada di tangan kepengurusan baru. Harapannya, semangat yang lahir dari proses tersebut dapat diteruskan melalui program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan mahasiswa dan memberi ruang bagi mereka untuk berkembang.

Pemilihan boleh berakhir dalam hitungan jam, tetapi amanah kepemimpinan baru saja dimulai. Dari suara mahasiswa, HMPS TIPA diharapkan tumbuh menjadi ruang untuk belajar, bergerak, dan menghadirkan karya bersama bagi kemajuan mahasiswa IAIN Sorong.

 

Penulis : nisa/DEMA TAR // kar-humas 
Editor  : wi/Humas
Share your love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *