
Humas IAIN Sorong – Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tradisi akademik melalui penyelenggaraan Visiting Lecture bertajuk “Islamic Educational Manuscripts: Exploring the History, Knowledge, and Local Wisdom of Islamic Learning”, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Perpustakaan Lantai 2 IAIN Sorong ini menghadirkan akademisi internasional, Prof. Dustin Cowell, Ph.D. dari University of Wisconsin–Madison, Amerika Serikat, sebagai narasumber utama. Kuliah tamu tersebut diikuti oleh mahasiswa Pascasarjana dan Sarjana, dosen, serta seluruh sivitas akademika IAIN Sorong.

Rektor IAIN Sorong, Suparto Iribaram, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan akademik bertaraf internasional tersebut. Menurutnya, Visiting Lecture menjadi ruang strategis untuk memperluas wawasan sivitas akademika sekaligus memperkuat jejaring keilmuan dengan para akademisi dunia.
Ia menilai kehadiran pakar manuskrip Islam akan memberikan perspektif baru mengenai pentingnya pelestarian dan pengkajian manuskrip sebagai bagian dari khazanah intelektual Islam.
Lebih lanjut, Suparto Iribaram mengatakan bahwa kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut pada masa mendatang, terutama sebagai bentuk pendampingan dalam pengembangan kajian manuskrip di lingkungan IAIN Sorong.
Menurutnya, kebutuhan terhadap tenaga ahli di bidang manuskrip semakin besar, sehingga melalui program pendampingan yang berkesinambungan, peserta diharapkan mampu menjadi akademisi yang memiliki kompetensi dalam mengidentifikasi, mengakuisisi, mengelola, serta mengkaji manuskrip Islam, baik yang bersifat kuno maupun modern. Kompetensi tersebut dinilai penting untuk mendukung pelestarian warisan intelektual sekaligus pengembangan riset keislaman di Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Dalam kuliah umum tersebut, Prof. Dustin Cowell mengulas perkembangan manuskrip pendidikan Islam sebagai sumber sejarah, pengetahuan, dan kearifan lokal yang merekam dinamika perkembangan Islam di berbagai wilayah.
Ia menekankan bahwa manuskrip tidak hanya berfungsi sebagai dokumen sejarah, tetapi juga menjadi sumber penting dalam memahami tradisi intelektual, praktik pendidikan, serta nilai-nilai budaya yang berkembang di tengah masyarakat. Kajian manuskrip, menurutnya, membuka peluang lahirnya penelitian-penelitian baru yang mampu memperkaya khazanah keilmuan Islam secara global.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi mengenai metodologi penelitian manuskrip, strategi pelestarian naskah kuno, hingga peluang kolaborasi riset internasional.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Direktur, Wakil Direktur Pascasarjana IAIN Sorong, para Ketua Program Studi Magister dan Doktor, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai program studi yang memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas wawasan akademik dan membangun jejaring keilmuan.
Melalui penyelenggaraan Visiting Lecture ini, Direktur Pascasarjana IAIN Sorong Bambang Sunatar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum akademik bertaraf internasional yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun pusat kajian manuskrip Islam di kawasan Papua sekaligus melahirkan generasi peneliti yang mampu mengembangkan, melestarikan, dan mengangkat nilai-nilai warisan intelektual Islam ke tingkat nasional maupun internasional.
Penulis : Nir/ Humas
Editor : WI / Humas