
HUMAS IAIN Sorong — Suasana Aula Kampus IAIN Sorong pada Kamis, 14 Mei 2026, tampak dipenuhi semangat para mahasiswa penerima beasiswa. Workshop bertema Digital, Integritas, dan Amanah yang diikuti penerima Beasiswa KIP angkatan 2025 dan 2026, serta penerima beasiswa PLN dan BAZNAS, berlangsung tertib dan penuh antusias.
Kegiatan ini menghadirkan tiga dosen IAIN Sorong yang dinilai berkompeten di bidang masing-masing. Melalui workshop tersebut, peserta tidak hanya diajak memahami pentingnya pengembangan diri, tetapi juga dibekali kemampuan kepemimpinan, keterampilan digital, hingga cara membangun personal branding di era modern.
Materi pertama dibawakan oleh Fatmasari dengan tema “Dari Kesempatan, Menjadi Pengabdian: Spirit Kepemimpinan Penerima Beasiswa.” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, penerima beasiswa perlu memiliki disiplin, integritas, rasa syukur, dan kepedulian sosial agar mampu menjadi teladan sekaligus agen perubahan di lingkungan masyarakat.
“Kesempatan yang diperoleh hari ini harus mampu diubah menjadi pengabdian dan manfaat bagi banyak orang,” jelasnya di hadapan peserta workshop.
Materi kedua disampaikan oleh Rabiudin dengan pembahasan mengenai Akuisisi Skill Digital. Suasana seminar terasa lebih santai ketika pemateri mengajak peserta melakukan games ringan seperti menyapa kabar dan peregangan tangan untuk meningkatkan fokus selama menerima materi.

Dalam pemaparannya, Rabiudin menjelaskan bahwa akuisisi skill digital merupakan proses memperoleh dan mengembangkan kemampuan menggunakan teknologi digital untuk kebutuhan belajar, pekerjaan, komunikasi, hingga kehidupan sehari-hari. Ia juga menekankan pentingnya kemampuan digital dalam menghadapi perkembangan zaman dan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Peserta turut diperkenalkan pada metode RSA yang meliputi proses dekonstruksi pola belajar, membangun koneksi mandiri, menghilangkan hambatan saat latihan, hingga pentingnya fokus pada 20 jam pertama dalam mempelajari suatu keterampilan baru. Selain itu, peserta juga diajak memahami langkah awal membangun kemampuan, seperti memilih proyek yang menarik, fokus pada satu tujuan, dan memahami potensi diri yang dimiliki.
Sementara itu, materi ketiga dibawakan oleh Abdullah dengan tema Personal Branding. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami bahwa personal branding bukan tentang menjadi orang lain, melainkan bagaimana menampilkan versi terbaik diri sendiri secara konsisten.
Abdullah menjelaskan bahwa personal branding menjadi hal penting di era digital karena citra diri saat ini banyak dibangun melalui media sosial, komunikasi online, dan aktivitas digital lainnya. Oleh karena itu, mahasiswa perlu menjaga jejak digital, aktif dalam kegiatan positif, serta bijak menggunakan media sosial.
“Personal branding bukan menjadi orang lain, tetapi bagaimana kita menunjukkan keunikan dan potensi diri secara positif, baik di dunia nyata maupun di dunia digital,” ungkap Abdullah.

Ia juga berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk lebih mengenal potensi diri, membangun relasi, dan mempersiapkan peluang karir di masa depan.
Salah satu peserta workshop, Radifa Salsabila Wati atau yang akrab disapa Difa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam semester 2, mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan membuat peserta lebih memahami cara menjadi pemimpin yang baik, mengenali metode belajar masing-masing, hingga pentingnya meningkatkan kemampuan soft skill dan hard skill.
Selain itu, ia juga merasa semakin memahami pentingnya membangun personal branding yang sesuai dengan karakter diri sendiri agar mampu berkembang secara positif di era digital.
Melalui workshop ini, IAIN Sorong tidak hanya memberikan pembekalan akademik kepada penerima beasiswa, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menjadi pribadi yang berintegritas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan kemampuan dan karakter yang kuat.
Penulis : rio-kar/KPI-Humas
Editor : wi/Humas