Humas IAIN Sorong – IAIN Sorong menunjukkan komitmen kuat dalam memperluas akses pendidikan tinggi di Tanah Papua dengan menargetkan peningkatan jumlah penerimaan mahasiswa baru pada tahun akademik 2026. Melalui Unit Admisi, IAIN Sorong menargetkan sebanyak 400 calon mahasiswa baru, meningkat dari capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 380 mahasiswa.
Ketua Admisi IAIN Sorong, Ririn Musdalifa, mengungkapkan bahwa target tersebut didukung oleh berbagai strategi komprehensif yang dirancang untuk menjangkau lebih banyak generasi muda, khususnya di wilayah Papua Barat Daya.
Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah sosialisasi berbasis domisili, dengan fokus pada wilayah Kota dan Kabupaten Sorong. Menurut Ririn, kondisi geografis Papua yang menantang sering kali menjadi kendala mobilitas bagi calon mahasiswa.
“Karena keterbatasan akses dan jarak, kami memprioritaskan sosialisasi langsung di wilayah terdekat. Ini penting agar informasi tentang IAIN Sorong sebagai kampus Islam negeri di Papua Barat Daya dapat tersampaikan secara efektif,” jelasnya.
Selain statusnya sebagai perguruan tinggi Islam negeri, daya tarik utama IAIN Sorong juga terletak pada kebijakan biaya pendidikan yang sangat terjangkau. Kampus ini menerapkan SPP yang murah tanpa pungutan uang masuk, sumbangan, biaya KKN, maupun biaya wisuda, sehingga dapat meringankan beban ekonomi calon mahasiswa dan keluarga.
IAIN Sorong juga terus memperkuat nilai inklusivitas, dengan membuka kesempatan bagi mahasiswa non-muslim untuk menempuh pendidikan di lingkungan akademik yang terbuka dan toleran.
Dalam upaya pemerataan pendidikan tinggi, IAIN Sorong menyediakan berbagai program beasiswa, di antaranya Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang dikelola oleh Puspenma, Beasiswa Baznas, Beasiswa Provinsi Papua Barat Daya, serta Beasiswa PLN. Ketua Admisi berharap kuota Beasiswa KIP dapat dimaksimalkan dan tepat sasaran, sehingga lebih banyak mahasiswa berpotensi dapat mengakses pendidikan tinggi.
Misi sosialisasi hingga ke wilayah terpencil dan pedalaman menjadi bukti nyata tekad IAIN Sorong dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berkualitas dan merata di Tanah Papua.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan visi nasional, di mana IAIN Sorong menyatakan kesiapan untuk menjadi garda terdepan dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke-4 yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia unggul, penguatan sains dan teknologi, serta pemerataan pendidikan.
Dukungan penuh terhadap upaya admisi ini datang dari pimpinan institusi, termasuk Rektor IAIN Sorong serta Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, Sudirman
Unit Admisi IAIN Sorong sendiri merupakan bagian integral dari struktur organisasi kampus yang berfokus pada proses penerimaan dan pendaftaran mahasiswa baru. Unit ini berada langsung di bawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Kelembagaan, dan Kerja Sama, sehingga seluruh kebijakan dan pelaksanaan admisi berjalan selaras dengan arah akademik dan kemahasiswaan institusi.
Penulis : Nir/humas
Dokumentasi ; zul/humas
Editor : wi/humas
