Sorong, iainsorong.ac.id – Pimpinan dan beberapa pegawai yang tergabung dalam Tim Satgas Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong Papua Barat bersama IAIN Care membagikan bantuan sembako kepada mahasiswa IAIN Sorong dan masyarakat sekitar yang terdampak wabah virus corona, Kamis, 16 April 2020.

Sebanyak 50 paket sembako yang disiapkan oleh Satgas IAIN sorong. Setiap paket sembako berisi beras, minyak goreng, mie instan, dan telur. 50 paket sembako yang ada akan dibagi menjadi dua bagian. 25 paket akan disalurkan ke mahasiswa dan 25 paket lagi akan disalurkan ke masyarakat.

Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kampus yang bermotto “Harmoni & Produktivitas” ini dalam pencegahan wabah virus yang melanda seluruh daerah yang ada di bangsa Indonesia. Langkah ini merupakan langkah yang tepat dan strategis mengingat penyebaran covid-19 ini semakin hari semakin bertambah.

Selain mengajak organisasi internal kampus (IAIN Care) dalam menyalurkan bantuan sembako, tim satgas IAIN Sorong juga bekerja sama dengan Satgas Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Daerah (pemda) Kota Sorong. Seperti halnya yang disampaikan oleh Koordinator Satgas IAIN Sorong, Dr. Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd.I.

“Bantuan yang sudah terkumpul, lalu kita bagikan. Teknik pembagiannya kita bagi menjadi dua. Pembagian yang ke mahasiswa  sebanyak 25 paket sembako dan kita libatkan IAIN Care sebagai penyalur, sedangkan untuk ke masyarakat 25 paket juga, kita kerjasama dengan Satgas Pemda Kota Sorong” terangnya.

Dalam kaitannya dengan pelibatan Satgas Pemda Kota Sorong untuk menyalurkan bantuan sembako, Dr. Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd.I., menganggap hal ini menjadi langkah yang tepat, karena mereka (satgas pemda) sudah memiliki data yang akurat, sehingga penyalurannya bisa tepat sasaran.

“khusus untuk penyaluran ke masyarakat, kita kerjasama dengan Satgas Pemda Kota Sorong, karena mereka yang punya data, sehingga insya Allah tepat sasaran” ungkapnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Sorong tersebut terlibat secara langsung mendampingi tim/anggota satgas IAIN Sorong sekaligus mewakili Rektor IAIN Sorong menyerahkan 50 paket sembako kepada penyalur.

Ia juga menambahkan terkait alasan terbentuknya Satgas IAIN Sorong ini. “karena ada anjuran dari pusat (Kemenag) setiap satker untuk membuat satgas pencegahan covid-19” terangnya.

Alasan di atas menjadi landasan terbentuknya satgas IAIN Sorong dalam rangka pencegahan penyebaran covid-19 di daerah Sorong Raya. Lanjut dijelaskan oleh Dr. Muhammad Rusdi, M.Pd.I., bahwa satgas IAIN Sorong melakukan penggalangan dana secara internal/personal.

“Karena satgasnya sudah terbentuk, maka pengumpulan dananya ini kita lakukan secara personal” imbuhnya.

Selanjutnya, Dr. Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd.I. menjelaskan mengenai kegiatan ini yang memiliki tujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah virus corona, khususnya mahasiswa. Mahasiswa IAIN Sorong banyak yang membutuhkan bantuan dikarenakan adanya himbauan pemerintah dalam pembatasan beraktivitas.

“Khususnya, ya, mahasiswa yang kos. Mereka tidak bisa pulang kampung. Sehingga kebutuhan sehari-hari mereka sudah tidak ada” ungkapnya.

Dr. Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd.I., juga tidak lupa menyampaikan harapannya terkait adanya kegiatan sosial yang dilakukan oleh IAIN Sorong. Terdapat tiga poin harapan yang diutarakan.

“saya berharap dengan adanya kegiatan ini, semoga covid-19 ini cepat berlalu. Semoga bantuan yang kita berikan ini sampai ke masyarakat yang memang sangat membutuhkan, dan kita jaga diri dengan tetap berada di rumah, serta tetap berdoa dan beribadah” tutupnya.

Di waktu yang berbeda, Rektor IAIN Sorong, Dr. Hamzah, M.Ag., menyampaikan wejangan dan harapannya kepada Tim Satgas IAIN Sorong.

“inilah bagian dari ikhtiar kita bersama dalam meringankan beban kemanusiaan. Apa yang Bapak/Ibu wacanakan (dan nantinya akan diwujudkan dalam pelaksanaan kegiatan) merupakan sebuah kebenaran dan pasti menjadi investasi akhirat, serta menjadi “penolak bala”- sesuai hadist yang menyuruh bersedekah bagi keluarga yang sakit agar terhindar dari virus pengganggu kesehatan” jelasnya.

Sedangkan Ketua IAIN Care, Jaka Perceka, meyampaikan apresiasinya terhadap kampus IAIN Sorong yang telah menginisiasi adanya bantuan ini. Ia juga bersama anggota IAIN Care sudah memeiliki planning untuk melakukan penggalangan dana.

“Alhamdulillah, bagus sekali, apa yang dilakukan oleh kampus pas dan bagus. Setidaknya bisa meringankan beban masyarakat. Kami juga di IAIN Care rencana ingin berbagi sembako, tetapi karena sumbangan yang masuk belum mencukupi” paparnya.

Di waktu yang sama, salah seorang dari penerima bantuan, Solihin Maduane Beyete, yang juga merupakan mahasiswa IAIN Sorong menyampaikan ucapan syukurnya atas adanya bantuan dari kampus.

“jadi kami sangat bersyukur atas sembako dari kampus, bisa mengurangi beban keluarga dalam mencukupi kebutuhan pokok. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada IAIN Sorong dan IAIN Care” ucapnya.

Terakhir, bendahara Tim Satgas IAIN Sorong, Nurul Huda Marasabessy, S.H., memberikan informasi tentang donasi yang terkumpul selama kurang lebih tiga minggu, sejak tanggal 29 Maret s.d. 14 April 2020. Ia mengirimkan rincian total donasi yang terkumpul sekaligus dengan pengeluarannya melalui media WA dan berbentuk file pdf.

Total donasi yang terkumpul dari 66 orang donatur, yakni sejumlah Rp35.160.000. Penarikan untuk pembelian sembako tahap pertama sejumlah Rp17.580.000. Total pengeluaran untuk pembelian sembako dan operasioanl  tim sejumlah Rp8.720.000. Sedangkan, 50% dari total donasi yang terkumpul akan diperuntukkan untuk Satgas Covid-19 Kemenag Pusat, sesuai hasil rapat tim satgas IAIN Sorong via grup WA berapa waktu yang lalu.

Semoga kegiatan ini bisa menjadi penyemangat hidup masyarakat yang terdampak wabah. Bagi para donatur yang telah menyisihkan sebagian riskinya, semoga tercatat sebagai amal-ibadah dan dilaipatgandakan oleh Allah Swt., serta berharap semoga wabah ini segera berlalu dari tanah Papua secara khusus dan dunia secara umum. *L