Sorong, web.stain.sorong.ac.id – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sorong melalui unit perpustakaan menyelenggarakan “Workshop Repositori Perpustakaan” berbasis digital. Kegiataan ini diselenggarakan di Gedung Dosen lantai I, Senin (15/7/2019).
Ketua panitia, Ahmadi, menyatakan dalam laporan kepanitiaan workshop repositori perpustakaan yang bertema: Peningkatan Wawasan tentang Repositori dan Pengelolaan Karya Ilmiah, kegiatan bertujuan untuk memberikan pembekalan repository dan pentingnya pengelolaan karya ilmiah. Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan dana kegiatan DIPA STAIN Sorong.
“tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembekalan repositori dan pentingnya pengelolaan karya ilmiah, dan sumber dana kegiatan dari DIPA STAIN Sorong” ungkap Ahmadi (15/7/2019).
Kehadiran peserta dalam kegiatan ini sebanyak 40 orang di luar tamu undangan. Dari 50 orang peserta yang diundang oleh panitia, hanya 10 orang saja yang tidak hadir. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para dosen yang menjadi sasaran kegiatan ini. Hadir juga pustakawan dari Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong.
“peserta kegiatan dari unsur dosen dan staf IT STAIN Sorong, serta pustakawan politeknik kelautan dan perikanan Sorong. Dari 50 orang yang diundang hanya 10 orang saja yang tidak hadir” tutur Ahmadi (15/7/2019).
Ahmadi menutup laporan kepanitiannya dengan mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan workshop dengan serius dan khidmat.
Di waktu yang sama, Hasbullah, selaku Kepala Bagian Akademik, Umum, Akuntansi, dan Keuangan (Kabag AUAK) STAIN Sorong, menyatakan dalam sambutannya mengenai salam Ketua STAIN Sorong, karena tidak bisa membersamai narasumber dalam kegiatan workshop tersebut, dikarenakan ada tugas penting yang tidak bisa diwakili.
“Salam hormat pak ketua STAIN Sorong kepada bapak narasumber, beliau (ketua) tidak bisa hadir pada acara ini, karena harus menghadiri undangan yang tidak bisa diwakili” ungkap Hasbullah (15/7/2019).
Hasbullah menambahkan, institusional repository (istilah menurut Habullah) ini sangat penting sebagai media untuk mengontrol mahasiswa, serta kebermanfaatannya sangat banyak bagi dosen. Hasbullah sebagai perwakilan ketua STAIN Sorong untuk membuka acara workshop reopsitori.
“Institusional repositori dapat dimanfaatkan oleh dosen dalam menyampaikan karyanya sendiri, tugas mahasiswa, dan dapat diposting. Dapat dijadikan juga sebagai control mahasiswa. Oleh karena itu, institusional ini sangat penting. Mari kita bersama-sama mengucapkan basmallah untuk membuka acara pagi hari ini” ajak Hasbullah (15/7/2019).
Acara inti, yakni pembahasan mengenai repositori digital, yang dalam hal ini dasampaikan oleh narasumber utama, Muhammad Yaumi, Koordinator for Resource Center of America Center Corner, menernagkan bahwa repository merupakan media penyimpanan naskah, dokumen, karya ilmiah, skripsi, penelitian, tesis gambar, video, audio, dan sebagainya. Dosen UIN Alauddin Makassar tersebut mengingatkan kepada kepala unit perpustakaan STAIN Sorong, betapa pentingnya perpustakaan.
“perpustakaan adalah jantungnya perguruan tinggi. Kalau terjadi serang pada jantung, maka lumpuhlah semua lini kampus” tutur Yaumi (15/7/2019).
Di sesi terakhir acara pembukaan dilangsungkan serah terima tanda MOU antara pustakawan STAIN Sorong dengan pustakawan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong, dan ditutup dengan foto bersama. (@laluarul).