Sorong, iainsorong.ac.id – Dewan Mahasiswa (Dema) melalui Divisi Keagamaan mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Kegiatan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) kali ini Dema mengangkat tema STAIN Bersalawat, Senin, 20 Rabiul Awal 1441 Hijriyah/18 November 2019 di Gedung Aula STAIN Sorong.

Pada peringatan Mulid Nabi tahun ini merupakan murni gagasan dari mahasiswa. Divisi Keagamaan Dema STAIN Sorong mengajak seluruh sivitas akademika untuk ikut meramaikan acara yang dilaksanakan. Terlaksananya acara STAIN Bersalawat ini atas kerjasama semua elemen yang ada di STAIN Sorong, mulai dari tingkat pimpinan, pusat, unit, dosen, dan mahasiswa. Adapun sumber anggaran kegiatan berasal dari anggaran sukarela.

acara ini terlaksana dengan adanya kerjasama Dema dengan institus STAIN, anggaran yang diapakai juga merupakan anggaran sukarela” ungkap Ketua Dema STAIN Sorong.

Kegiatan yang digagasan oleh para mahasiswa ini berlangsung meriah. Dibuka dengan salawatan yang diiringi Tim Hadrah UKM Seni STAIN Sorong mampu menciptakan sasana haru dan menggema. Hal ini menandakan kecintaan segenap sivitas akademika dengan hari kelahiran Rasulallah Muhammad Saw.

Kegiatan ini sebagai wujud kecintaan kita terhadap sang pejuang, pemimpin, teladan yang taka ada bandingnyadi dunia ini” kata Sadam lewat laporan kepanitiaan.

Acara yang dihadiri oleh elemen pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, majlis taklim yang ada di Kota dan Kabupaten Sorong serta diramaikan juga oleh seluruh mahasiswa STAIN Sorong dengan berbagai warna kreativitas, mendapatkan respon positif dan apresiasi yang luar biasa dari ketua STAIN Sorong.

saya mengucapkan terima kasih kepada para tamu undangan. Apresiasi juga tak lupa kami sampaikan kepada para mahasiswa yang telah menginisiasi sehingga terlaksananya kegiatan STAIN Bersalawat ini dalam rangka memperingati maulid Nabi Besar Muhammad Saw.” ucap Dr. Hamzah Khairiyah, M.Ag.

Kegiatan maulid tahun ini sedikit terlihat berbeda dengan peringatan tahun sebelumnya, di samping karena ini merupakan gagasan mahasiswa, juga karena dihadiri Wakil Bupati (wabup) Sorong, Ketua MUI, Komandan Marinir 3, Kadis Kehutanan Kota Sorong, dan K.H. Uso.

Kehadiran para tokoh penting di jabatannya masing-masing ini menunjukkan bahwa STAIN Sorong mendapatkan perhatian lebih dari semua pihak. Di sisi yang lain, STAIN Sorong juga telah menunjukkan perannya di bidang penyelenggara pendidikan, sehingga memiliki prospek yang bagus ke depannya. Kampus yang diapit oleh hutan, sawah, dan lading memiliki keuntungan tersendiri, yakni memiliki nilai positif bagi mahasiswa karena tidak ada pengaruh negatif.

STAIN sangat bagus dan prospek, juga diuntungkan dari segi posisi, jauh dari keramaian sehingga memberikan efek positif bagi penggemblengan mahasiswa sebagai kader masa depan” kata Wabup Sorong.

Orang nomor dua di Kabupaten Sorong tersebut tak lupa juga menyinggung terkait dengan alih status STAIN menjadi IAIN Sorong.

kedepannya pimpinan STAIN (ketua) ini bukan lagi namanya ketua, tetapi rektor” tegas Suka Harjono, M. Si.

Ungkapan Wabup Sorong tersebut mendapatkan tepuk tangan yang meriah dari para hadirin. Sebagai penutu sambutannya, beliau mengutip pernyataan atau kata bijak milik agamawan sekaligus budayawan nasional Gus Mus.

malaikat tak pernah salah, setan selalu salah. Kita manusia berada dia antaranya. Oleh karenanya, tugas kita bukan saling menyalahkan, melainkan saling mengingatkan” tutup Suka Harjono, M.Si.

Sebagai akhir dari seluruh rangkaian kegiatan yaitu penilaian lomba kreativitas mahasiswa dalam menghias telur maulid, sekaligus panitia mengumumkan sang juara.

 

Penulis: Lalu Arul