Humas IAIN Sorong – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahun 2026 yang bertempat di Aula Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong, Rabu (04/02/2026).
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk membuka akses pendidikan lanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tanah Papua, sekaligus memberikan pemahaman komprehensif terkait peluang beasiswa LPDP bagi jenjang S2, dan S3.
Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama dari pengelola Beasiswa LPDP Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yakni Kepala Divisi Pelayanan Beasiswa LPDP, Gendro Hartono, serta Kepala Subdivisi Rekrutmen dan Seleksi Beasiswa LPDP, Sri Resmawati.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan jumlah kehadiran sekitar 160 orang yang berasal dari berbagai latar belakang, meliputi dosen, mahasiswa, alumni, pegawai pemerintah daerah, serta masyarakat umum yang berminat melanjutkan studi.
Turut hadir dan memberikan sambutan, Rektor IAIN Sorong, Dr. Suparto Iribaram, S.Sos., MA., didampingi Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Kelembagaan, Dr. Muhammad Rusdi Rasyid, M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Sorong menyampaikan harapan besar agar kegiatan sosialisasi ini menjadi “jembatan emas” bagi masyarakat Papua, khususnya sivitas akademika IAIN Sorong, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan lanjutan.
“Beasiswa LPDP merupakan garda terdepan dalam mencetak SDM unggul dan berkualitas. Program ini menjadi wadah strategis bagi dosen, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” ungkap Rektor.
Materi sosialisasi difokuskan pada prosedur pendaftaran serta jenis-jenis beasiswa LPDP yang tersedia pada tahun 2026. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah peralihan sistem pendaftaran ke portal terintegrasi terbaru melalui laman beasiswalpdp-terintegrasi.kemenkeu.go.id.
Selain itu, terjadi perubahan skema seleksi, di antaranya penggantian jalur PTUD menjadi Program Universitas Unggulan, sehingga calon pendaftar diimbau untuk lebih cermat dalam memahami ketentuan dan instruksi terbaru.
Beasiswa LPDP Tahun 2026 dirancang sebagai penggerak utama transformasi SDM unggul Indonesia dengan penekanan pada kebutuhan pembangunan nasional, khususnya di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Program ini mendukung hilirisasi industri dan inovasi pada delapan sektor prioritas nasional, yaitu Pangan, Energi, Maritim, Kesehatan, Digital/AI, Pertahanan, Hilirisasi, dan Manufaktur Maju.
LPDP 2026 tidak hanya berfokus pada pembiayaan studi, tetapi juga bertransformasi menjadi sebuah ekosistem pencetak talenta berorientasi dampak yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Di samping itu, LPDP tetap memberikan dukungan pada bidang Sosial, Humaniora, Seni, dan Ekonomi (SHARE) guna menghasilkan SDM yang mampu menjawab tantangan kebijakan publik. Demi menjaga kualitas, jumlah penerima beasiswa dibatasi sekitar 5.750 orang, dengan tingkat kelulusan seleksi yang diperkirakan hanya sekitar 5 persen.
LPDP juga memberikan fleksibilitas bagi alumni untuk magang atau bekerja di luar negeri hingga dua tahun sebelum kembali ke Indonesia, serta menyediakan skema Double Degree/Joint Degree dan Kemitraan (Co-Funding).
Melalui kegiatan ini, LPDP 2026 diharapkan mampu berperan sebagai akselerator dalam mencetak pemimpin dan ahli masa depan yang selaras dengan visi besar Indonesia Emas.
Penulis : Nir/humas
Dokumentasi ; zul/humas
Editor : wi/humas
